Sukses

Kegemukan dan Gangguan Haid
17 Jul 2017, 22:33 WIB
Wanita, 20 tahun.

Ass dokter, saya ingin bertanya.. Umur saya 20thn, bb 120kg & tinggi 165cm.. saya sudah beberapa tahun belakangan ingin mengalami gangguan menstruasi, awalnya 2 atau bahkan 3 bulan sekali saya baru haid & jika sudah haid maka berhentinya lama bahkan pernah sampai 1 bulan.. Dan 1thn belakangan ini saya tidak pernah merasakan menstruasi seperti wanita pada umumnya hanya saja saya merasakan sakit dibagian perut seperti hendak menstruasi tapi kemudian setelah saya cek hanya keluar bercak-bercak darah saja .. Saya mau bertanya bagaimana solusinya, apa ada hubungannya tentang bb saya yg tidak sesuai dengan umur ??? Trima ksih sblm nya

 

Terimakasih telah bertanya tentang kegemukan dan gangguan haid melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Dalam dunia medis, yang Anda alami disebut dengan amenore (tidak haid). Secara normal, wanita tidak mengalami haid sebelum pubertas, selama kehamilan, dan setelah menopause. Apabila tidak haid didahului dengan riwayat haid yang normal, kemungkinan ini merupakan gejala dari kondisi yang dapat diobati.

Terdapat dua macam amenore, yaitu amenore primer dan sekunder. Disebut amenore primer apabila seorang gadis belum mengalami haid sama sekali pada usia 16 tahun. Sedangkan amenore sekunder adalah apalabila seorang wanita yang sebelumnya memiliki siklus haid normal berhenti mendapatkan haid selama 3 bulan atau lebih. Pada kasus Anda, yang dialami adalah amenore sekunder.

Penyebab amenore sekunder dapat digolongkan menjadi:

1. Faktor gaya hidup

  • Berat badan yang terlalu kurus atau terlalu gemuk akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Olahraga yang berlebihan, seperti pada balerina dan atlet juga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Stress psikologis dapat mempengaruhi kerja otak yang mengatur hormon reproduksi. Umumnya, ketika stress sudah menurun, haid akan kembali normal.

2. Kondisi medis yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan kadar hormon reproduksi selalu tinggi kadarnya, ini juga akan mengganggu siklus haid
  • Gangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau yang kurang aktif (hipotiroid) dapat menyebabkan gangguan haid, termasuk amenore.
  • Tumor jinak kelenjar pituitari di otak dapat mengganggu pengaturan hormon reproduksi.
  • Menopause dini. Menopause umumnya terjadi pada usia 50-an. Namun, pada sebagian wanita terjadi sebelum usia 40-an.
  • Tumor pada ovarium (indung telur).

3. Gangguan struktural pada organ kandungan

  • Skar/bekas luka pada rahim akibat penyakit Asherman, bekas kuret, operasi caesar atau pengangkatan myoma.
  • Vagina abnormal di mana terdapat sumbatan pada vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar.

Dari berbagai faktor tersebut, sepertinya faktor berat badan yang sangat berlebih (obesitas morbid) kemungkinan besar menjadi penyebab Anda tidak haid. Oleh karena itu, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter kebidanan dan kandungan serta dokter spesialis gizi. Apalagi, kondisi ini telah berlangsung selama 1 tahun. Jangan tunda untuk memeriksakan diri. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesuburan Anda dalam jangka panjang.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar kegemukan dan gangguan haid. Semoga bermanfaat. (FA)

 

0 Komentar

Belum ada komentar