Sukses

Penyebab Diare
29 Jun 2017, 10:00 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok , sudah 5 hari ini frekuensi buang air besar tidak bisa terkendali sampai 4 kali sehari , selain itu perut terasa mules dan panas kira2 terjadi apa ya dok ?

Terima kasih telah bertanya seputar diare melalui fitur Tanya Dokter

Diare adalah peningkatan jumlah (tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Sering kali keluhan ini diesertai dengan keluhan perut melilit dan sakit. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari), persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari.

Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya inflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Banyak minum air untuk mencegah dehidrasi yang dapat terjadi karena banyaknya cairan yang keluar selama diare berlangsung. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

virus (paling sering)
bakteri
infeksi parasit
obat-obatan (kafein, alkohol)
penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam. Masuk angin bukanlah merupakan istilah medis, dan biasanya disebabkan oleh infeksi virus.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi kepada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar dapat diketahui pengobatan yang tepat. Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebabnya. Jangan lupa untuk minum air putih atau oralit yang cukup untuk mengganti cairan yang hilang.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar diare ,Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar