Sukses

Penyebab Kram Otot
20 Jun 2017, 16:21 WIB
Pria, 22 tahun.

Kalo sering kram perut itu kenapa ya dok? Terus kalo waktu kena dingin, itu dada rasanya sakit dan sesak dok. Mohon penjelasannya dok. Terimakasih

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keram betis biasanya berlangsung selama beberapa menit, namun pada beberapa kasus dapat bertahan sampai 10 menit. Biasanya kram ini muncul pada saat beristirahat – umumnya malam hari sewaktu tidur. Penyebab primer umumnya tidak diketahui. Satu teori menyebutkan bahwa kram muncul ketika otot yang sudah berada posisi memendek, distimulasi untuk berkontraksi. Karena otot tersebut sudah dalam keadaan memendek, kontraksi (pemendekan serabut otot) lebih jauh lagi akan menyebabkan otot tersebut spasme. Hal ini umumnya terjadi pada malam hari, saat tiduran dimana posisi lutut sedikit tertekuk, dan kaki sedikit menghadap bawah. Pada posisi ini otot betis relatif memendek dan lebih rentan terhadap kram. Karena itu latihan stretching dapat mengatasi masalah ini.

Penyebab sekunder biasanya berupa:

Kerja otot betis yang terlalu berat karena berolahraga, terutama bila dekat waktu tidur. Olaharaga yang berlebihan menyebabkan penumpukan asam laktat pada otot sehingga eneergi tidak dapat masuk.
Keadaan dehidrasi
Konsumsi alkohol yang berlebih
Kurangnya kadar kalium, kalsium, magnesium dan mineral-mineal lain dalam darah
Kekurangan vitamin B
Kondisi dehirasi (kurang cairan dalam tubuh)
Penggunaan obat-obat tertentu, seperti antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid
Memiliki telapak kaki yang datar
Menderita gangguan tiroid (ketidakseimbangan hormon), diabetes, atau hipoglikemia.
Gangguan pembuluh darah perifer, energi tidak sampai ke otot.
Udara kamar (AC) terlalu dingin. Pada saat dingin, pembuluh darah mengkerut untuk mempertahankan panas dalam tubuh, akibatnya suplai darah ke otot pun berkurang, sehingga energi tidak sampai ke otot.

Beberapa cara untuk mencegah kram betis adalah:

Minum banyak cairan tiap hari (minimal 8 gelas per hari)
Batasi konsumsi alkohol atau kafein, karena dapat membuat kita dehidrasi (tubuh kehilangan banyak cairan).
Makan makanan yang kaya mineral kalsium, kalium, dan magnesium seperti buah-buahan (pisang, anggur, jeruk) dan sayuran, kentang, jagung, tomat
Konsumsi suplemen kalsium (Calc)
Regangkan otot betis beberapa menit sebelum tidur (tarik jari-jari kaki ke arah lutut, tungkai dalam keadaan lurus)

Untuk menghentikan kram saat terjadi, Ibu dapat berjalan keliling kamar, regangkan otot dengan cara yang sama seperti di atas, atau kompres hangat atau dingin. Jika dengan cara-cara pencegahan dan penanganan di atas, kram terus muncul, sebaiknya Ibu berobat ke dokter untuk disingkirkan penyebab kram yang lain.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar