Sukses

BAK Nyeri, Tanda Infeksi Saluran Kencing
20 Jun 2017, 15:28 WIB
Wanita, 20 tahun.

Selamat pagi dok saya ingin bertanya tentang keluhan saya : Pada kamis dini hari saya terbangun karena rasa ingin buang air kecil yang urgent tetapi kemudian saya tidak dapat kembali tidur karena rasa tidak puas setelah buang air kecil dan perasaan hari beberapa kali bolak-balik ke toilet. Ada sedikit rasa tidak nyaman saat buang air kecil. Saya tidak melihat adanya darah pda urin di dalam toilet namun pada tissue terdapt bercak darah, warnanya sangat tipis. Gejala yang saya alami berlanjut namun saya tidak lagi melihat adanya bercak darah pada tissue. Pada hari sabtu malam akhirnya saya memutuskan untuk mengonsumsi urispas. Saya telah mengonsumsinya sebanyak 3x dan yang terakhir adalah pada minggu sore pukul 3/4. Saya merasa gejala yang saya alami membaik setelah minum obat tersebut. Namun pada dini hari ini (senin) saya kembali terbangun dari tidur karena dorongan ingin BAK yang urgent, namun saya tidak dapat kembali tidur karena kemaluan saya terasa gatal. Saya tidak memiliki gejala lain seperti demam, tidak ada rash pada kemaluan, dan tidak ada vaginal discharge yang berlibihan atau berbau (cenderubg kering) Menstruasi saya selama ini juga normal, hari pertama mens terakhir saya adalah pada 31 mei dan hari terakhirnya adalah pada 7 juni. Saya tidak pernah mengalami gejala seperti ini sebelumnya. Menurut dokter apakah mungkin saya terkena UTI ? Atau saya menderita penyakit lain ? Dan apa yang harus saya lakukan ? Terima kasih dok atas waktunya

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanykan keluhan buang air kecil nyeri.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kemungkinan besar Anda menderita infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), buang air kecil nyeri, BAK sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), nyeri dibagian perut bawah, bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing.

Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular. ISK disebabkan oleh beberapa jenis kuman penyakit, dan beberapa diantaranya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;
1. ISK bagian atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
2. ISK bagian bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK.

Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut.

Untuk mengetahui pengobatan yang sesuai, perlu diketahui organisme penyebab yang dapat diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urinalisis. Umumnya ISK membutuhkan antibiotik. Sebaiknya Anda berkunjung ke dokter untuk mendapat antibiotik yang tepat.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang buang air kecil nyeri. Semoga membantu.

 

0 Komentar

Belum ada komentar