Sukses

Seperti Apakah Gejala Alergi Susu Sapi?
20 Jun 2017, 13:28 WIB
Wanita, 28 tahun.

Selamat malam dokter. Saya punya bayi berumur 4 bulan & mengkonsumsi susu formula. Awalnya dia minum BMT Soya dan BABnya ternyata keras (kenapa soya karena ketika habis melahirkan asi saya 4 hari kemudian baru keluar dan itu sedikit, bidan tempat saya melahirkan memberinya soya). Saat masih campur dengan ASI pupnya bagus, masuk dia umur 3 bulan asi saya sangat drop dan kemudiadn tidak keluar lagi. Lalu saya ganti Nutrilon Soya dan masih keras. Saya pikir mungkin dia tdk cocok susu soya. Saya coba susu sapi Nutrilon dan BABnya tidak mengejan lagi tapi BABnya tidak bertekstur dan sangat encer. Apakah itu bagus atau tidak? Lalu saya coba S26 Promil Gold, BABnya bertekstur tapi warnanya seperti warna semen dan kulit wajahnya memerah dan gatal sekali sepertinya. Muncul ruam yg bertumpuk. Apakah anak saya intoleransi susu sapi atau alergi susu sapi? Susu apa yg kira-kira cocok untuknya dok? Terima kasih.

Terima kasih telah bertanya tentang gejala alergi susu sapi melalui fitur Tanya Dokter.

Gejala alergi susu sapi biasanya muncul beragam, namun ada 3 gejala yang tersering muncul. Diantaranya adalah:
1. Gejala pada saluran pencernaan adalah gejala tersering (50-80%),
2. Diikuti dengan gejala pada kulit (20-40%), dan
3. Saluran pernapasan (4-25%)

Gejala reaksi cepat alergi susu sapi muncul dalam hitungan menit atau jam setelah mengonsumsi susu sapi dan umumnya disebabkan oleh respon antibodi IgE terhadap protein susu. Gejalanya antara lain:
- Sakit perut
- Mual
- Muntah
- Sesak napas atau mengi
- Ruam, bengkak, gatal pada kulit
- Diare
Namun disamping gejala yang umum terjadi diatas, terdapat juga gejala yang munculnya lambat.

Reaksi lambat alergi susu sapi umumnya disebabkan oleh respon hipersensitivitas non antibodi IgE dan berlangsung dalam hitungan jam atau hari setelah konsumsi susu. Gejalanya antara lain:
- Penurunan berat badan
- Pertumbuhan terhambat
- Ruam kulit seperti eksim
- Menolak makan
- Diare
- Kolik perut
- Mudah marah dan rewel

Anak yang mengalami alergi susu sapi yang melibatkan antibodi IgE memiliki risiko besar mengalami alergi terhadap lingkungan (polutan, debu, dan lainnya).

Peluang alergi ini untuk sembuh akan meningkat seiring pertambahan usia anak. Pada tahun pertama, misalnya, peluang sembuh ialah sebesar 45 hingga 55 persen. Pada tahun kedua, peluang itu akan meningkat menjadi 60 hingga 75 persen. Dan pada tahun ketiga, peluang anak untuk sembuh dari alergi susu sapi ialah 90 persen.

Namun demikian, sebelum sembuh, anak harus menghindari susu sapi sekaligus bahan-bahan makanan yang mengandung susu sapi. Hidangan yang harus dihindari misalnya mentega, krim keju, es krim, yoghurt, roti yang menggunakan susu, sayuran yang dimasak dengan mentega atau krim, permen yang terbuat dari susu, mayones, sereal bersusu, sup krim, susu kocok, hingga puding.

Untuk memastikan apakah anak Anda mengalami alergi susu sapi atau tidak, Anda sebaiknya berkonsultasi dahulu kepada dokter anak yang Anda percayai.

Demikian penjelasan mengenai gejala alergi susu sapi. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar