Sukses

Sesak Napas, Mengapa?
21 Mei 2017, 03:23 WIB
Pria, 27 tahun.

Dok saya mao tanya. Terkadang tiap malem saya suka nyesek terus saya minum obat napacin buat ngilangin rasa sesaknya tapi saya masih menyusui apahkan obat itu berpengaruh kepada anak saya dok? Dan anak saya baru berumur 5bulan? Tolong dijawab ya dok Terimakasih

Terima kasih telah bertanya mengenai sesak napas menggunakan fitur Tanya Dokter.

Sesak napas yang umumnya ditandai dengan ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu, dibutuhkan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung oleh dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan, paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (misalnya, jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

Peningkatan frekuensi napas sesuai usia.

Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari.

Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, mengi, dan sebagainya.

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa:

Asma, yang dapat ditandai dengan adanya gejala batuk dan mengi.

Infeksi paru (pneumonia), yang dapat ditandai dengan adanya batuk, panas, sesak napas.

Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan), yang umumnya terjadi mengikuti riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya).

Penyakit jantung (dapat disertai nyeri dada).

Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada), yang umumnya terjadi setelah riwayat benturan keras di daerah dada, dengan tanda dan gejala seperti sesak napas, nyeri dada, adanya kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan, dan sebagainya.

Selain dari kelainan fisis, juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya.

Oleh karena itu, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan fisis secara langsung dan wawancara medis yang lebih mendalam guna menentukan diagnosis yang sesuai dan tatalaksana yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai sesak napas, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar