Sukses

Hepatitis B, Apakah Itu?
21 Mei 2017, 02:40 WIB
Pria, 20 tahun.

Assallamu'alaikum dok.. Saya mau tanya, tanda dan gejala penyakit hepatitis B itu apa saja yaa? Lalu, bolehkah jika tanpa indikasi apapun cek lab untuk penyakit hepatitis B? Dan biasanya untuk cek lab itu prosedurnya bagaimana? Biayanya juga kisaran berapa yaa? Mohon jawabannya dok. Trima kasih. Wassallamu'alaikum.

Terima kasih telah bertanya mengenai hepatitis B menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui bahwa 5-10% dewasa dan sekitar 90% bayi yang terinfeksi hepatitis B akan 'membawa' atau menyimpan virus tersebut selama hidupnya, yang kemudian disebut hepatitis B carriers. Virus ini apabila sekali menyerang tubuh manusia, maka akan selamanya berada dalam tubuh tersebut (tidak akan sembuh total).

Kebanyakan hepatitis B carriers tidak merasa ataupun terlihat sakit, tetapi mereka dapat mentransmisikan virus tersebut dan membuat orang lain menderita hepatitis B. Bagaimanapun, carriers memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kerusakan hati yang progresif akibat reaktivasi spontan hepatitis B berulang, sehingga memerlukan pengawasan Dokter secara rutin.

Karena virus ini akan terus terbawa seumur hidup dalam tubuh seorang carrier, berikut adalah beberapa tips yang hendaknya Anda terapkan pada kehidupan sehari-hari:

Jaga kesehatan

Kunjungi Dokter secara teratur (minimal 1x/tahun). Diskusikan mengenai tes darah, pemeriksaan USG berkala dan penggunaan obat interferon alfa-2b

Diskusikan dengan Dokter mengenai obat-obatan yang dijual bebas, bahkan obat herbal, karena beberapa dapat merusak hati

Tidak mengonsumsi alkohol karena dapat merusak hati

Tidak menggunakan obat-obatan terlarang (suntik), karena memiliki risiko terkena hepatitis yang lain yang juga merusak hati

Vaksinasi hepatitis A

Jaga diri agar tidak menginfeksi orang lain

Orang-orang yang berisiko terinfeksi hepatitis B adalah mereka yang memiliki kontak dekat (dengan darah, semen, atau cairan tubuh lain) dengan carriers. Sebagai contoh: pasangan seksual, orang yang tinggal serumah, anak yang lahir dari carriers. Beritahu mereka mengenai kondisi Anda, dan bukan suatu masalah untuk berbagi makanan bersama.

Carrier wanita yang sedang hamil agar memberitahu dokter mengenai kondisinya, agar bayinya diberi suntikan yang menjaganya dari hepatitis B (12 jam pertama kelahiran)

Menggunakan kondom lateks setiap berhubungan seksual

Tidak pernah membagi jarum suntik, tindikan, dan lain sebagainya

Tidak mendonorkan darah, plasma, organ tubuh, jaringan atau sperma

Pesan bagi keluarga dan kerabat yang menjadi kontak dekat Anda

Vaksinasi hepatitis B

Tidak berbagi rokok, sikat gigi, gunting, pisau cukur, dan sebagainya

Tutup semua luka dengan bandage

Cuci tangan, terutama setelah menyentuh darah

Bersihkan cipratan darah dengan campuran pemutih dan air (1,5 cangkir cairan pemutih dalam satu galon air) untuk mematikan virus hepatits B.

Diperlukan toleransi dan kerjasama yang baik antara carriers dan kontak dekatnya sehingga tercapai hubungan yang harmonis antara keduanya. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat mencegah kerusakan hati dan proses transmisi virus hepatitis B.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai hepatitis B, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar