Sukses

Mengatasi Kebotakan karena Trikotilomania
21 Mar 2017, 14:27 WIB
Pria, 29 tahun.

Halo dokter , saat ini usia saya 21 tahun sejak umur 11 tahun saat SD saya suka mencabuti rambut awalnya karena penasaran ingin melihat akar rambut tapi lama kelamaan bahkan sampai saat ini saya semakin sering mencabuti rambut karna alasan gatal dan nyaman. Kadang saya suka menggigiti bagian akan rambutnya. Sekarang rambut saya sudah muncul tanda tanda kebotakan dokter. Saya ingin sekali berhenti tapi sering tanpa sadar saya mengulangi nya lagi. Saya sangat malu dan risih dengan kebiasaan saya ini. Pertanyaan saya apa benar penyakit trikotilomania ini karna gangguan kejiwaan? Apakah Bisa sembuh, kalo bisa dengan terapi seperti apa? Dan apakah rambut yg sudah botak bisa tumbuh kembali dan dalam jangka waktu berapa lama? Trm kasih dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter
Halo,

Pada dasarnya trikotilomania merupakan kondisi dimana seseorang sulit menahan keinginannanya untuk mencabuti rambut baik rambut pada kepala, wajah, ketiak, dada, kemaluan, maupun rambut pada kaki. Kondisi ini merupakan suatu gangguan psikologis dan harus segera diatasi. Untuk mengatasinya, Anda perlu berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis psikiatari. Dokter akan mewawancarai anda lebih mendalam untuk menggali apa penyebab anda melakukan hal tersebut. Selanjutnya dokter akan memberikan suatu psikoterapi serta terapi obat agar anda dapat mengontrol keinginan untuk mencabut rambut ditubuh anda.

Pertumbuhan rambut normal berlangsung selama 2-6 tahun. Masing-masing rambut tumbuh sebanyak 1 cm/bulan dalam fase ini. Sekitar 90% dari rambut di kepala tumbuh setiap saat, 10% sisanya dalam fase istirahat. Setelah 2-3 bulan, rambut yang berada dalam fase istirahat rontok dan rambut baru mulai tumbuh pada tempat yang sama.

Suatu hal yang normal apabila mendapatkan rambut yang rontok setiap hari. Rata- rata kulit kepala memiliki sekitar 100.000 helai rambut, dan secara kasar 50-100 helai rambut dapat rontok setiap hari. Hal tersebut masih berada di dalam batas normal. Bila jumlah rambut yang rontok lebih dari itu, maka akan berpotensi menyebabkan kebotakan.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar