Sukses

Menghitung Usia Kehamilan
21 Mar 2017, 11:52 WIB
Wanita, 23 tahun.

Assalamualaikum Dokter Dokter saya mau bertanya..... Saya kan sudah terlambat datang Bulan,, saya awal haid tanggal 22 desember 2016 dan terakhir haid tanggal 29 desember 2016. Setalah itu saya belum dapat haid lagi sampai sekarang. Dan pada tanggal 26 februari 2017 saya memberanikan diri untuk memakai tespac untuk mengetahui apakah saya sedang hamil atau tidak. Ternyata hasil nya negatif. Dan setelah itu berhubung saya masih penasaran dengan keadaan saya... Pada tanggal 4 maret 2017 saya tes lagi. Ternyata hasil nya positif. Dan pada tanggal 6 maret 2017 saya cek kedokter spesialis kandungan. Dan hasil USG nya menyatakan saya positif hamil dan dokter memberitahu saya telat 5 minggu usia janin seminggu. Tetapi yang saya bingungin itu...... Kalau saya hitung²....saya sudah terlambat haid kira² sudah 2 bulan lebih,, tetapi usia janin saya baru seminggu. Yang saya ingin tanyakan... Sebener nya itu usia kandungan saya itu beneran benar bari seminggu atau gimana Dok.?????? Sebelum nya terimakasih dokter. WASSALAM..........

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Selamat atas kehamilan Anda. Semoga Anda dan janin di dalam kandungan sehat selalu.

Sebenarnya saat ini untuk menghitung usia kehamilan lazimnya menggunakan 2 cara, yaitu:

Perhitungan HPHT

melalui perhitungan manual dengan hari pertama haid terakhir (HPHT) dan perhitungan melalui Pemeriksaan USG janin. Perhitungan melalui HPHT hanya dapat dipercaya apabila siklus menstruasi Anda teratur dalam 6 siklus terakhir. Apakah siklus haid And teratur?

Pemeriksaan USG

metode perkiraan usia kehamilan dengan perhitungan hari pertama haid terakhir tidak terlalu dapat diandalkan akurasinya dibandingkan dengan perhitungan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Karena itu, dalam hal ini, hasil perkiraan usia kehamilan dengan USG lebih dapat dipercaya. Meski demikian, perlu diingat bahwa hasil tersebut pun memiliki kemungkinan kesalahan (meski tidak terlalu besar), mengingat sifatnya yang operator-dependen (bergantung pada operator/pemeriksa).

Nah, mengenai usia janin yang Anda tanyakan ialah dihitung dari terjadinya ovulasi (pembuahan) yaitu kurang lebih 2 minggu setelah HPHT. Karena itulah usia janin adalah usia kehamilan dikurangi 2 minggu.Hal ini hanya perkiraan saja karena sebetulnya mengetahui usia kehamilan berdasarkan pembuahan sulit ditentukan karena tidak ada yang tahu pasti kapan tepatnya pembuahan terjadi kecuali pada orang yang melakukan program bayi tabung karena dokter dan pasien dapat mengetahui pasti kapan sel telur dibuahi sperma. Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan USG abdomen mengingat Anda belum pernah konsultasi secara langsung semenjak hamil.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar