Sukses

Lecet setelah Berhubungan, Apa Sebabnya?
16 Feb 2016, 11:25 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok, kenapa ya akhir-akhir ini kalo saya berhubungan intim dengn suami saya pasti gampang lecet, dan terasa perih buat kencing. Cara mengatasinya bagaimana?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari KlikDokter.

Silakan klik next untuk melanjutkan ke penjawaban dr. Dyan Mega Inderawati.

Lecet setelah Berhubungan, Apa Sebabnya?

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah "Dispareunia". Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah: 

  • berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering 

  • kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang 

  • vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut 

  • endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim 

  • infeksi pada vagina 

  • luka pada vagina 

  • infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri 

  • peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul 

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis.

Sejak kapan keluhan Anda rasakan? apakah nyeri hanya terjadi saat berhubungan seksual atau terjadi terus-menerus?

Beberapa saran yang dapat Kami berikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain : 

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.  

  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini. 

  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda. 

Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut, sehingga dapat diketahui apakah ada masalah di organ intim yang menyebabkan rasa nyeri yang Anda alami. Mungkin dispareunia pada diri anda disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, infeksi, dll. Hingga saat ini, tidak tersedia obat anestesi topikal yang bebas digunakan untuk mengatasi keluhan nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia).

Berikut ini kami sertakan artikel yang berjudul 3 Solusi Bebas Nyeri Ketika Berhubungan Seks untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga membantu 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar