Sukses

Sperma Bening
14 Jan 2016, 09:58 WIB
Pria, 28 tahun.

Dok, 1 bulan ini sperma saya jadi bening, apa penyebabnya? Bagaimana cara mengatasinya, dok? Hasil lab saya sebelumnya bagus. Mohon jawabannya. Terima kasih.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Secara normal pada saat ejakulasi, akan dikeluarkan cairan ejakulat yang berwarna putih karena memiliki banyak kandungan sperma yang kaya akan protein. Sperma ini dihasilkan oleh testis dan baru akan dikeluarkan bersama dengan air mani saat ejakulasi.

Cairan mani  (semen) yang normal umumnya berwarna putih atau keabu-abuan. Namun warna semen dan konsistensi dapat bervariasi tergantung usia, makanan dan frekuensi ejakulasi. Pada awal ejakulasi, semen terlihat tebal dan lengket, namun memang akan mencair 20-30 menit kemudian. Selain itu, cairan mani yang keluar encer dapat juga terjadi bila telah lebih dari 1 kali ejakulasi dalam waktu yang berdekatan.

Umumnya jika tidak ada perubahan warna (kehijauan, kecoklatan, pink, merah) pada cairan mani Anda, sebenarnya tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Yang terpenting adalah menjaga agar sperma yang diproduksi tetap sehat.

Bagaimana cara agar bisa memproduksi sperma yang sehat?

  • Lakukan seks yang aman dan monogami
    Penyakit menular seksual meningkat risiko ketidaksuburan paling tinggi baik pada pria maupun wanita. Oleh karena itu, selalu gunakan kondom dan jangan berganti-ganti pasangan

  • Diet yang sehat
    Konsumsi banyak buah dan sayur yang tinggi akan antioksidan

  • Hindari obesitas
    Riset menunjukkan bahwa obesitas dapat mempengaruhi kesehatan sperma, baik jumlah maupun pergerakannya

  • Hindari stress
    Stres dapat menurunkan fungsi seksual dan mengganggu kestabilan hormon yang diperlukan untuk produksi sperma

  • Olahraga

  • Temperatur yang tinggi
    Peningkatan suhu pada skrotum dapat mengganggu aktivitas produksi sperma. Untuk menjaga kesuburan, hindari menggunakan celana yang terlalu ketat, meletakkan laptop tepat pada paha/selangkangan Anda, berendam di air panas dan sauna. Jika harus bersepeda, naik motor atau duduk terlalu lama, beristirahatlah sejenak.

  • Rokok
    Rokok dapat menurunkan jumlah sperma, pergerakkan sperma dan merusak bentuk sperma

  • Alkohol & obat narkotika
    Konsumsi alkohol dan narkotika dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma

  • Pelumas saat berhubungan seksual
    Pelumas, termasuk cairan ludah, jelly, lotion dan produk pelumas yang dijual bebas dapat menganggu pergerakan sperma

Faktanya adalah kekentalan cairan mani tidak berhubungan dengan kualitas sperma yang terkandung di dalamnya. Kualitas dan kuantitas sperma hanya bisa ditelaah melalui pemeriksaan analisis sperma yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Andrologi. Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar