Sukses

Hubungan Intim dan Orgasme
25 Feb 2016, 10:28 WIB
Pria, 28 tahun.

saya baru saja menikah awal bulan Juli 2010 ini.. sewaktu saya dan suami berhubungan badan untuk pertama kali,mengapa saya tidak mengeluarkan darah sama sekali,sampai dengan saat ini??..apakah itu normal??.. saya juga tidak pernah mengalami orgasme..kira2 mengapa saya tidak mengalami orgasme dan apa yang harus saya lakukan??.. satu lagi dok..saya sering mengalami keputihan,dari setelah haid sampai akan menstruasi,,warnanya putih susu,tetapi tidak gatal dan berbau..sewaktu masa subur,lendir menjadi sangat kental, berwarna bening..apakah itu normal?? Terima kasih( perempuan, 26 thn,145 cm,45 Kg)

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Silakan klik next untuk melanjutkan ke penjawaban dr. Jessica Florencia.

Hubungan Intim dan Orgasme

sewaktu saya dan suami berhubungan badan untuk pertama kali,mengapa saya tidak mengeluarkan darah sama sekali,sampai dengan saat ini??..apakah itu normal??..

Selaput dara memiliki sifat yang elastis dan bentuknya yang berbeda-beda. Ada yang berbentuk bulat, pori-pori, dan memiliki septa (pembatas) di tengahnya. Kedua bentuk terakhir inilah yang biasanya lebih mudah teregang bahkan robek menyebabkan timbulnya perdarahan dari kemaluan saat hubungan seksual pertama yang diakibatkan penetrasi (penis masuk ke vagina). Namun untuk jenis hymen yang elastis dan berbentuk bulat, mungkin saja tidak terdapat robekan sehingga tidak terjadi perdarahan.

saya juga tidak pernah mengalami orgasme..kira2 mengapa saya tidak mengalami orgasme dan apa yang harus saya lakukan??..

Silakan klik next untuk melanjutkan jawaban dr. Jessica Florencia.

Hubungan Intim dan Orgasme

saya juga tidak pernah mengalami orgasme..kira2 mengapa saya tidak mengalami orgasme dan apa yang harus saya lakukan??..

Orgasme adalah suatu keadaan dimana didapatkannya puncak kepuasan seksual. Orgasme dapat terjadi dengan cara melibatkan berbagai organ-organ seksual. Pada wanita, organ seksual tersebut berada pada bagian leher, payudara, paha bagian dalam, titik G-spot pada vagina, dan klitoris. Rangsangan terbesar organ seksual yang dapat menyebabkan orgasme adalah titik G-spot dan klitoris. Namun, bagi setiap wanita, terdapat perbedaan sensitivitas untuk setiap tempat.

G-spot terletak pada 1/3 depan  liang vagina bagian bawah, sedangkan klitoris terletak pada pertemuan bibir vagina bagian dalam, sisi atas. Apabila kedua titik ini dirangsang maka orgasme dapat terjadi. Penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) hanya dapat menyebabkan orgasme pada 15-20% wanita. Jenis rangsangan seksual lain yang diperkirakan dapat menyebabkan orgasme pada wanita adalah oral atau menggunakan tangan.

Anda dapat meminta suami untuk melakukan foreplay lebih lama untuk meningkatkan gairah seksual Anda. Eksplorasi dan variasi dapat Anda lakukan bersama pasangan untuk menemukan kepuasan yang optimal dan mencapai orgasme.

saya sering mengalami keputihan,dari setelah haid sampai akan menstruasi,,warnanya putih susu,tetapi tidak gatal dan berbau..sewaktu masa subur,lendir menjadi sangat kental, berwarna bening..apakah itu normal??

Keputihan atau dalam kedokteran disebut flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah). Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis. Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. 

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (eperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Pada kasus Anda, keputihan yang dialami belum menimbulkan keluhan yang mengganggu karena tidak gatal dan tidak berbau. Yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan daerah Miss V, dengan:

·      Memakai celana dalam yang menyerap keringat seperti bahan katun, rajin mengganti celana dalam dan selalu menjaganya tetap kering.

·      Hindari arah cebok yang salah (dari arah bokong ke depan) dan selalu keringkan kemaluan setelah BAB dan BAK dengan menggunakan handuk bersih atau tissue

·     Hindari kebiasaan bertukar celana dalam dengan orang lain dan kebiasaan penggunaan handuk bersama

·     Penggunaan pantiliner aman digunakan setiap hari. Asalkan, sebuah pantyliner tidak digunakan sepanjang hari.

·     Hindari terlalu sering menggunakan sabun pencuci vagina karena akan mengganggu keseimbangan pH vagina.

·     Jika mengalami keputihan yang abnormal, segera konsultasikan dengan dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar