Sukses

Amankah Sabun Pembersih Vagina?
05 Feb 2016, 15:30 WIB
Wanita, 22 tahun.

selamat malam dok.. saya ingin bertanya sama dokter info tentang kelamin wanita.. 1. apakah cairan pembersih yang di jual secara umum itu kan memang kimia, dan apakah itu tidak baik dan dapat memberikan dampak tidak baik di masa yang akan datang..?? 2. teman saya memberi tahu saya bahwa cairan seperti sabun sirih dan absolute itu tidak bagus..dia memberi tahu bahwa lebih bagus pake produk herbal..dia bilang, obat herbal ini alami dari buah2an dan organik gitu, adapun produknya tersebut untuk tahap awal ada 2 yg penting, sabun pembersih kelamin, lotion pemutih selangkangan dan garam untuk merendam kelamin..dok, apakah betul produk nya tersebut baik untuk di konsumsi dan tidak ada pengaruh buruk?? dan dia bilang, bahwa karena obat ini alami, maka proses untuk sampai ke tahap yang di inginkan juga perlu waktu yg cukup lama..tdak bisa instan.. terima kasih untuk jawaban nya dok.. malam..( perempuan, 22 thn,160 cm,70 Kg)

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Silakan klik next untuk melanjutkan ke penjawaban dr. Riska Ismalilia Puteri Iskandar.

Amankah Sabun Pembersih Vagina?

Pemakaian cairan pembersih vagina secara rutin dan dalam jangka waktu lama tidak dianjurkan karena dapat mengganggu lingkungan alami vagina. Cairan pembersih vagina dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme yang ada pada vagina- bakteri 'jahat' vs flora normal/'baik'. Sebenarnya, bakteri 'jahat' terdapat di vagina, namun dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan flora normal. Namun bila keseimbangan lingkungan vagina terganggu, maka bakteri 'jahat' tersebut akan meningkat jumlahnya. Keadaan tersebut dapat memudahkan terjadinya infeksi.

Mengenai sabun pembersih herbal, sejatinya memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan sabun pembersih vagina yang dijual di pasaran. Sebenarnya, membersihkan dengan menggunakan air bersih saja sudah cukup, karena vagina memiliki mekanisme sendiri untuk pembersihan. Anda dapat membersihkan bagian luar vulva yang berambut dengan air dan sabun, namun untuk bagian vagina cukup dengan air bersih saja. Hal ini dilakukan juga untuk mencegah iritasi dan alergi.

Perlu diketahui bahwa vagina secara normal mengeluarkan lendir yang sering disebut keputihan. Keputihan yang wajar adalah yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak banyak. Namun, jika keputihan menjadi tidak wajar, yaitu berwarna (putih susu, kekuningan, atau bahkan hijau), tercium bau dan banyak mengeluarkan lendir, sebaiknya Anda mengkonsultasikan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin terdekat untuk mengetahui penyebab jelasnya.

Untuk menambah pengetahuan bersama, berikut ini kami rekomendasikan beberapa tulisan yang disusun Tim Redaksi Medis Klikdokter.com  seputar kesehatan kewanitaan:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar