Sukses

Benarkah gejala psikopat bisa terjadi pada anak? Bagaimana cara mengenalinya?

Psikopat?

Info penanya: Pria, 17 Tahun

Dok akhir" ini saya merasa bahwa saya adalah seorang psikopat, entah itu datangnya dari mana setelah saya mencoba browing" terus menerus dan memulai tes psikopat di media sosial ada beberapa ciri psikopat yang ada pada diri saya, pertanyaan nya gimana sih dok cara mengatasi orang psiokot itu? Terima kasih

Mengenai Psikopat

Info penanya: Pria, 32 Tahun

Saya ingin merujuk kepada jawaban dokter sebelumnya : "Pada orang dengan gangguan kepribadian psikopat, penderita biasanya tidak bisa mengekspresikan keterkaitan emosional dengan sekitarnya seperti empati terhadap orang lain. Di sisi lain, penderita psikopat biasanya menawan sekaligus manipulatif, mereka cenderung memalsukan emosi padahal tidak merasakannya." Sepertinya itulah saya, saya sebenarnya pernah pergi diagnosa ke psikiater, namun hasilnya hingga saat ini dirahasiakan oleh ayah saya, dan setiap saya tanya beliau, beliau selalu menghindar atau mengubah topik. Harus saya akui...mengenai memalsukan emosi, saya saat ini seperti tong tanpa isi sama sekali, dan saya tidak begitu suka berbohong atau berbasa basi ketika orang menanyakan sesuatu. Apakah inti dari psikopat adalah seseorang yg sadis tanpa emosi ?

Gangguan Psikopat

Info penanya: Pria, 32 Tahun

Dokter, saya mo nanya, apakah saya termasuk psikopat ? Saya dilahirkan biasa dari keadaan keluarga saat itu cukup berada. Namun sejak usia saya mencapai 18, keluarga saya tercerai berai, saya jd tidak dekat dgn saudara kandung, lalu pada usia 25 saya sudah terlatih hidup mandiri. Ayah saya lah (mungkin) orang yg masih bs sdkt saya ajak bicara, tapi masyarakat sekitar, keluarga atau teman sama sekali merasa saya agak "sakit mental" dikarenakan sudah usia 32 belum kerja dan tidak ada keinginan jadi kaya. Sungguh, saya sebenarnya tidak suka menjadi kaya, hidup bergelimang harta, itu sangat berlawanan malah membuat saya mual. Pernah satu kali saya coba interview kerja jadi broker, saya bahkan mau muntah mendengar pelatihan mereka dan keesokan harinya saya tdk datang lagi. Keinginan saya sbnrnya sederhana saja, bekerja utk menolong orang lain secara tanpa pamrih. Lalu hidup sederhana saja di desa. Tapi kenapa Tuhan mengharapkan saya bekerja sales, atau segala hal yg sangat saya benci dan membuat mual ? Apakah orang spt saya tidak diharapkan hidup di jaman serba ekonomi global kah ? Haruskah saya bunuh diri saja ? Jujur saja ketika di usia 25 - sekarang, bbrp kali saya mencoba bunuh diri dgn over dosis, tapi selalu saya bangun kembali spt tak terjadi apa2. Kesal saya jadinya...