Sukses

Buka Puasa dengan yang Manis, Kenapa Tidak?

Awali menu buka puasa Anda dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis.

Klikdokter.com, Jakarta Berbukalah dengan yang manis. Begitulah anjuran yang selama ini beredar di masyarakat. Tapi, tahukah Anda mengapa buka puasa dengan yang manis sangat dianjurkan?

Ketika Anda berpuasa, kadar glukosa dalam darah otomatis akan menurun. Ini karena tidak ada suplai makanan yang masuk seharian.

Tubuh yang biasanya menggunakan glukosa sebagai sumber energi, lantas akan beralih ke cadangan glukosa yang tersimpan di dalam tubuh (glikogen). Nah, apabila cadangan glikogen sudah habis, tubuh akan membakar lemak sebagai ‘bensin’ agar tubuh tetap berfungsi.

Kemudian, apabila cadangan lemak tersebut tidak mencukupi, tubuh akan mulai mencari sumber energi lain, yaitu protein. Akibatnya, protein dalam tubuh akan berkurang karena dipecah menjadi energi.

Berbuka dengan yang Manis

Ketika tiba saatnya buka puasa, awali menu Anda dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis. Beberapa makanan/ minuman yang direkomendasikan adalah kurma, kue, teh manis, dan jus buah.

Alasannya adalah karena makanan atau minuman tersebut mengandung gula sederhana yang dapat dipecah dengan mudah oleh tubuh. Dengan demikian, tubuh Anda bisa mengembalikan kadar glukosa yang sebelumnya menurun ketika berpuasa.

Namun, meski sangat baik untuk mengawali buka puasa, bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya sembarangan. Sebab jika demikian, makanan atau minuman tersebut bisa menyebabkan tubuh Anda kemasukkan banyak kalori dan lemak yang tidak perlu.

Di samping itu, terlalu banyak dan sering mengonsumsi makanan atau minuman manis juga tidak baik untuk keseimbangan kadar gula darah di dalam tubuh Anda. Itulah sebabnya mengapa Anda perlu membatasinya.

Jadi, agar tubuh tetap sehat selama bulan Ramadan, pastikan Anda buka puasa dengan menu yang manis. Namun, tetap ingat untuk memerhatikan porsinya agar tidak berlebihan, ya!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar