Sukses

Kolesterol Tinggi Musuh Orang Tua dan Orang Muda

Tidak hanya menyerang orang tua, kini kolesterol tinggi juga menghampiri orang dengan usia muda. Cegah sejak dini sebelum terlambat!

Klikdokter.com, Jakarta Buang jauh-jauh anggapan bahwa hanya orang tua yang berisiko mengalami kolesterol tinggi. Kini, kolesterol tinggi juga menghampiri orang muda. Selain faktor genetik, gaya hidup yang tidak sehat dapat membuat seseorang mengalami kolesterol tinggi.

Orang muda yang berisiko mengalami kolesterol tinggi, kelak juga berisiko menderita jantung koroner. Sebuah studi di University of California San Fransisco yang dilakukan selama 20 tahun telah membuktikannya. Studi yang mengamati ribuan orang berusia 18-30 tahun tersebut menemukan, orang yang memiliki kolesterol tinggi pada usia muda, lebih berisiko lima kali lipat mengalami penyakit jantung koroner.

Penyebab kolesterol tinggi pada usia muda sering kali mirip dengan penyebab kolesterol tinggi pada kelompok usia tua. Kebanyakan penyebab kolesterol tinggi adalah kegemukan, kurang olahraga, dan pola makan yang terlalu banyak gula serta junk food.

Bila tidak diimbangi dengan olahraga atau aktivitas fisik yang cukup, kelebihan kalori yang menumpuk akan menjadi lemak. Pola hidup seperti ini menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya serangan jantung dan stroke pada usia muda belakangan ini.

Lantas bagaimana cara mengatasi kolesterol tinggi pada usia muda? Pertama, periksa kadar kolesterol Anda. American Heart Association menganjurkan seseorang yang berusia 20 tahun melakukan pemeriksaan jantung dasar, termasuk kadar kolesterol.

Tidak hanya orang bertubuh gemuk, pemeriksaan ini juga dianjurkan kepada orang yang tidak tampak gemuk. Jika hasil pemeriksaan kolesterol pertama normal, Anda dapat memeriksakan kembali setiap 4 atau 6 tahun berikutnya.

Selanjutnya, jaga berat badan tetap ideal sesuai dengan kategori indeks massa tubuh. Anda dapat menghitung indeks massa tubuh di fitur Health Tools (masukkan link) di website Klikdokter.com.

Sediakan juga waktu untuk berolahraga secara rutin, setidaknya jalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang 3-5 kali seminggu. Lakukan selama minimal 30 menit setiap harinya. Selain membantu menjaga berat badan tetap ideal, aktivitas fisik ini juga membantu mengatasi stres.

Menjaga berat badan ideal dan mengatasi stres adalah salah satu cara untuk mencegah peningkatan kolesterol jahat. Kedua hal tersebut juga berperan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh Anda.

Hal lain yang perlu diperhatikan: menu makanan Anda. Hindari makanan manis atau berkadar gula tinggi termasuk minuman dalam kemasan. Hindari pula makanan yang digoreng, terutama yang digoreng dalam minyak yang banyak dan telah dipakai berulang kali.

Apabila Anda mendapatkan hasil kadar kolesterol tinggi, konsultasikan ke dokter tentang cara tepat mengendalikan kadar kolesterol dan menurunkan risiko serangan jantung atau stroke di kemudian hari.

Selagi masih muda, jangan lupa untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat. Hal ini penting supaya sebisa mungkin terhindar dari kolesterol tinggi.

(BA/MFW)

0 Komentar

Belum ada komentar