Sukses

Anak Meler dan Bersin-Bersin, Alergikah?

Selain karena infeksi, gejala meler dan bersin juga bisa terjadi karena alergi. Bagaimana cara membedakannya?

Klikdokter.com, Jakarta Anak Anda mungkin sudah beberapa hari meler disertai bersin. Biasanya ini merupakan gejala infeksi. Tetapi, gejala alergi pun dapat serupa dengan itu. Lalu, kapan Anda sebagai orangtua perlu mencurigai anak memiliki alergi?

Untuk membedakan penyebab gejala hidung meler dan bersin, beberapa langkah ini dapat dilakukan oleh orangtua:

  1. Cek gejala-gejala yang muncul. Infeksi virus biasanya menimbulkan gejala seperti nyeri, tenggorokan gatal, dan kadang demam. Namun, alergi tidak disertai dengan gejala-gejala tersebut. Gejala yang biasanya menyertai alergi adalah mata yang terasa gatal dan berair.

  2. Meler dan bersin-bersin karena infeksi dapat muncul sepanjang tahun, walaupun lebih sering saat cuaca dingin. Sementara itu, alergi timbul saat ada kontak dengan alergen, seperti debu atau serbuk sari.

  3. Gejala infeksi membutuhkan waktu beberapa hari setelah virus masuk ke dalam tubuh. Sedangkan, gejala alergi langsung timbul setelah berkontak dengan alergen.

  4. Pada infeksi, ingus dapat berwarna kuning atau kehijauan. Sementara pada alergi, ingus tampak jernih dan encer.

  5. Gejala infeksi akan menghilang dalam beberapa hari hingga dua minggu. Berbeda dengan gejala alergi, yang akan menetap selama kontak dengan alergen tetap terjadi, dan baru menghilang setelah alergen dihindari.

Apabila mencurigai anak Anda memiliki alergi, sebaiknya periksakan ke dokter. Selain itu, cobalah perhatikan adanya alergen yang mungkin menjadi penyebab alergi—misalnya debu, serbuk sari, hewan, atau asap rokok. Pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut untuk alergi dapat diberikan oleh dokter.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar