Sukses

Efektifkah Fish Spa untuk Mengatasi Infeksi Jamur di Kaki?

Fish spa diyakini sebagai sebuah terapi yang dapat membantu mengatasi infeksi jamur di kaki. Namun, benarkah fish spa memiliki manfaat demikian? Berikut ulasannya.

Fish spa saat ini memang sedang populer di kalangan masyarakat. Fish spa menawarkan metode unik yang diyakini dapat membantu menjaga kebersihan kaki dan membantu kaki terbebas dari berbagai penyakit kulit, seperti jamur dan eksim.

Fish spa yang umumnya terletak di berbagai pusat keramaian ini sering kali membuat orang tertarik untuk mengunjunginya. Sebenarnya, apa itu fish spa, dan apa fungsi dari fish spa?

Fish Spa

Fish spa sebenarnya merupakan metode untuk merawat kecantikan yang menggunakan puluhan ikan kecil dalam satu kolam yang akan memakan sisa kulit mati dari kaki seseorang. Metode ini berasal dari Turki dan sudah digunakan sejak 400 tahun yang lalu.

Ikan yang digunakan dalam fish spa berasal dari jenis Garra rufa yang tidak bergigi sehingga dianggap aman dan tidak menimbulkan luka saat ikan tersebut menjalankan tugasnya.

Fungsi Fish Spa

Fish spa banyak dilakukan orang karena dipercaya dapat membantu membersihkan sisa kulit mati dan membantu penyembuhan infeksi pada kulit, seperti eksim dan jamur. Namun, benarkah fish spa benar-benar efektif dalam memberantas jamur kaki?

Ikan Garra Rufa yang digunakan dalam fish spa memang membantu membersihkan sisa kulit mati dan kotoran di kulit kaki dengan cara memakannya. Namun, Health Protection Agency (HPA) memperingatkan akan risiko penularan berbagai kuman penyebab penyakit melalui fish spa ini.

Walaupun risikonya sangat rendah, kolam yang digunakan dalam fish spa dapat menjadi media penularan HIV dan bakteri. Lantainya yang banyak diinjak oleh pengunjung tanpa menggunakan alas kaki dapat menyimpan jamur dan kemudian menularkannya ke pengunjung lainnya.

Risiko penularan akibat fish spa ini meningkat pada kaki yang kulitnya sedang luka dan sedang menderita penyakit kulit, misalnya infeksi jamur. Selain itu, orang dengan tingkat imunitas yang rendah juga lebih berisiko untuk tertular penyakit menular, seperti pada orang dengan diabetes dan HIV.

Di samping itu, Health Protection Agency (HPA) juga menegaskan bahwa fish spa ini dilarang bagi orang-orang yang menderita penyakit kulit, termasuk infeksi jamur, untuk mencegah penularan ke pengguna fish spa lainnya.

Secara lengkap, Health Protection Agency (HPA) tidak merekomendasikan fish spa pada kelompok-kelompok berikut ini :

  • Orang yang baru mencukur kakinya dalam 24 jam terakhir karena dikhawatirkan ada luka kecil akibat mencukur yang meningkatkan risiko orang tersebut untuk tertular penyakit.
  • Orang yang memiliki luka terbuka di kaki.
  • Orang yang memiliki infeksi kulit di kaki, termasuk infeksi jamur dan kutil.
  • Orang dengan psoriasis, eksim, atau dermatitis.
  • Orang dengan diabetes.
  • Orang dengan penyakit yang dapat menyebar melalui cairan tubuh seperti hepatitis B, hepatitis C, atau HIV
  • Orang dengan imunitas rendah
  • Orang dengan gangguan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi obat anti pembekuan darah, seperti warfarin.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa fish spa yang digunakan secara komersial tidak direkomendasikan untuk penyembuhan jamur kaki. Selain dapat meningkatkan risiko penyebaran jamur, kaki yang berjamur juga berisiko untuk memiliki luka tambahan yang tidak kasat mata. Luka ini dapat tertular oleh kuman dan bakteri yang ada di kolam dan lantai pada fish spa.

Jadi, bagi Anda yang menderita infeksi jamur di kaki, akan lebih baik bila infeksi jamur tersebut diatasi dengan mengoleskan krim antijamur yang mengandung Clotrimazole yang sudah terbukti aman digunakan untuk mengobati jamur pada kuku, jamur pada kulit, serta jamur pada tubuh.

0 Komentar

Belum ada komentar