Sukses

Ini Akibatnya Jika Kurang Darah Tidak Segera Diobati

Jangan anggap sepele kurang darah. Bila tidak diobati, kondisi ini bisa memberikan dampak buruk bagi keselamatan jiwa Anda!

Klikdokter.com, Jakarta Tahukah Anda, 3 dari 10 penduduk Indonesia mengalami kurang darah? Karena sebagian besar kasusnya tidak bergejala, sekitar 50% penderita kurang darah tidak mengetahui bahwa dirinya sakit sehingga tidak diobati.

Kurang darah atau anemia merupakan penyakit akibat kadar sel darah merah berada di bawah normal. Pada wanita dewasa, kondisi ini terjadi bila sel darah merahnya di bawah 12 mg/dl. Sedangkan pada pria dewasa, kurang darah adalah ketika sel darah merahnya di bawah 13 mg/dl.

Kurang darah umumnya menimbulkan gejala berupa lemas, mudah mengantuk, pandangan berkunang-kunang, pusing, dan wajah terlihat pucat. Bila tidak segera diobati, kurang darah dapat menimbulkan gangguan jangka panjang, seperti:

  1. Menurunkan kecerdasan dan performa dalam bekerja

    Anak yang mengalami anemia secara kronik terbukti memiliki IQ lebih rendah. Bagi mereka yang sudah bekerja, anemia umumnya menyebabkan keluhan mudah mengantuk dan sulit berkonsentrasi, sehingga menurunkan performa secara langsung.

  2. Menghambat tumbuh kembang anak

    Anak yang anemia rentan mengalami gangguan tumbuh kembang. Ini khususnya pada kasus kurang darah akibat kekurangan zat besi. Karena zat besi itu sendiri sangat penting untuk menunjang pertumbuhan sel anak.

    Biasanya, anak yang mengalami kasus ini mengalami berat badan yang tidak kunjung naik, dan nafsu makannya menurun.

  3. Mengganggu kesehatan reproduksi

    Pada wanita usia remaja dan dewasa, kurang darah dapat mengganggu kesehatan reproduksi dalam jangka panjang. Wanita yang kurang darah lebih rentan mengalami komplikasi saat hamil dan bersalin.

    Komplikasi yang sering muncul dapat berupa keguguran, persalinan prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan perdarahan setelah persalinan.

  4. Gagal jantung

    Gagal jantung merupakan salah satu komplikasi menakutkan dari kurang darah. Pasalnya, kondisi ini menyebabkan jantung untuk bekerja lebih keras memompa darah dan memenuhi kebutuhan oksigen di seluruh tubuh.

    Bila berlangsung lama, jantung tidak mampu lagi berkontraksi dengan baik dan menimbulkan gagal jantung.
    Mulai saat ini, jangan sepelekan kurang darah. Meski sering hadir tanpa diketahui, penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Yuk, lebih waspada!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar