Sukses

Tanda dan Gejala Penyakit Anemia

Anemia merupakan masalah kesehatan yang paling sering ditemukan di dunia, termasuk di Indonesia. Inilah tanda dan gejalanya.

Anemia merupakan masalah kesehatan yang paling sering ditemukan di dunia, terutama di negara berkembang. Diperkirakan lebih dari 30% penduduk dunia atau sekitar 1500 juta orang menderita penyakit ini, dan sebagian besar dari mereka tinggal di daerah tropis, termasuk Indonesia.

Anemia atau kurang darah adalah penyakit yang dilatarbelakangi oleh berbagai macam penyebab. Beberapa di antaranya adalah kehilangan darah akut, berkurangnya produksi sel darah merah, atau adanya penghancuran sel darah merah sebelum waktunya.

Tanda dan gejala dari penyakit ini sangat bervariasi, tergantung dari penyebab yang mendasari dan seberapa besar keparahannya. Lelah, lemah, letih, lesu, pusing, wajah pucat, telinga berdenging, mata berkunang kunang, kaki terasa dingin, sesak napas, dan dispepsia adalah beberapa gejala anemia pada umumnya.

Secara spesifik, gejala dan tanda anemia adalah sebagai berikut:

  1. Anemia karena produksi sel darah merah terganggu
    • Defisiensi besi
  • Kuku berbentuk cekung seperti sendok (kolinychia), rapuh, dan bergaris-garis vertikal.
  • Permukaan lidah menjadi licin dan mengilap akibat hilangnya papila lidah.
  • Stomatitis angularis, atau peradangan sudut mulut sehingga tampak sebagai bercak berwarna pucat keputihan.
    • Kekurangan asam folat dan vitamin B12
  • Gangguan neurologis, seperti kesemutan di tangan dan kaki, kehilangan memori dan lainnya.
  • Keluhan nyeri lidah.
  • Tidak nafsu makan, mual, muntah dan gangguan pencernaan.
    • Anemia aplastik.
    • Adanya perdarahan dan tanda-tanda mudah sakit, karena tubuh rentan terhadap infeksi kuman.
  1. Anemia karena sel darah merah tidak normal (mudah rusak atau mati)
  • Kuning pada kulit atau selaput (sklera) mata.
  • Hati dan limpa yang membesar, tampak seperti perut yang buncit
  1. Anemia karena kehilangan darah/perdarahan
  • Rasa lelah yang amat sangat.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Pingsan.

Jika Anda memiliki tanda dan gejala seperti di atas, segera bawa diri ke dokter/fasilitas kesehatan terdekat agar bisa diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan apakah Anda benar mengalami anemia atau penyakit berbahaya lainnya. Ingat, anemia diobati dengan segera akan memperkecil risiko buruk yang dapat ditimbulkannya nanti.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar