Sukses

Anak Sering Muntah Saat Makan, Apa yang Salah?

Ketika makan, anak malah mual dan muntah terus-menerus. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka pemenuhan kebutuhan gizi anak dapat terhambat. Baca penyebab dan solusinya di sini.

Muntah merupakan gejala yang sering terjadi pada anak. Muntah didefinisikan sebagai keluarnya isi lambung melalui mulut yang umumnya didahului oleh rasa mual dan penuh pada perut dan dada. Penyebab muntah beraneka ragam, mulai dari kondisi yang ringan sampai dengan suatu penyakit yang serius.

Apabila anak selalu muntah saat makan, ada beberapa hal yang bisa menyebabkannya:

  • Infeksi, misalnya gastroenteritis
  • Intoleransi atau alergi makanan
  • Gastroesophageal reflux (GERD) yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan
  • Adanya sumbatan saluran cerna, dapat terjadi bawaan (misalnya tidak sempurnanya pembentukan saluran cerna) atau didapat (misalnya: usus yang memuntir)

Penting bagi Anda untuk dapat mengenali tanda-tanda yang harus diwaspadai pada anak yang sering muntah. Tanda-tanda bahaya tersebut adalah:

  • Anak rewel atau menangis terus-menerus
  • Anak menolak makan
  • Anak tampak lemas
  • Perut menjadi semakin membuncit
  • Anak tidak buang air besar
  • Muntah berwarna hijau
  • Berat badan sulit naik, atau bahkan turun
  • Muntah menyemprot

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah risiko terjadinya dehidrasi pada anak yang sering muntah. Dehidrasi ditandai dengan anak rewel, tampak kehausan atau tidak dapat minum sama sekali, mata cekung, tidak ada air mata, mulut kering, dan anak sedikit/tidak buang air kecil. Oleh karena itu, anak harus mendapatkan asupan cairan dan elektrolit yang cukup selama masih muntah-muntah.

Jika terdapat tanda bahaya atau tanda dehidrasi pada anak, maka segera bawa anak ke tempat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan.

Selain dehidrasi, sebab muntah-muntah pada anak juga harus dicari tahu. Dari penyebab pasti inilah dokter akan menentukan terapi selanjutnya, agar muntah-muntah segera teratasi dan tidak terulang kembali.

(RS/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar