Sukses

Waspada Anemia, Kenali Gejalanya

Gejala anemia dapat bervariasi, berantung pada jenis, penyebab, keparahan penyakit dan penyakit lain yang mendasari. Kenali gejala anemia bersama dr. Nadia Octavia di sini.

Orang yang mengalami anemia atau kurang darah identik dengan kondisi wajah yang pucat. Namun ternyata gejala anemia tak hanya itu, lho!

Gejala-gejala anemia dapat bervariasi, bergantung pada jenis, penyebab, keparahan penyakit dan penyakit lain yang mendasari – seperti adanya perdarahan, luka pada lambung, gangguan menstruasi dan kanker. Selain itu, tubuh juga memiliki kemampuan untuk mengompensasi anemia pada fase dini.

Jika anemia yang menyerang Anda masih dalam kondisi ringan, maka biasanya penyakit tersebut tidak menimbulkan gejala apapun.

Beberapa gejala yang sering dialami oleh penderita anemia, yakni:

  • Mudah lelah dan tidak berenergi.
  • Denyut jantung tidak teratur, terutama saat berolahraga.
  • Sesak dan nyeri kepala, terutama saat sedang berolahraga.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Pusing berputar.
  • Kulit pucat.
  • Nyeri pada kaki.
  • Insomnia.

Selain itu, terdapat juga gejala-gejala lain yang berkaitan dengan jenis anemia tertentu. Berikut penjelasannya:

1. Anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi

  • Orang yang mengalami anemia defisiensi (kekurangan) zat besi dapat mengalami pica. Pica merupakan keinginan untuk mengonsumsi benda atau barang tertentu, seperti kertas, es, debu atau tanah.
  • Bentuk kuku yang melengkung ke atas (spoon nails) yang disebut dengan koilonikia.
  • Nyeri pada mulut.

2. Anemia yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B12

  • Kesemutan pada tangan dan kaki.
  • Hilangnya sensasi sentuhan.
  • Gangguan keseimbangan dan sulit berjalan.
  • Rasa baal pada lengan dan tungkai.
  • Demensia.

3. Anemia yang disebabkan oleh keracunan timbal

  • Terdapat garis biru kehitaman pada gusi.
  • Nyeri pada perut.
  • Susah BAB.
  • Muntah.

4. Anemia yang disebabkan oleh penghancuran sel darah merah kronis

  • Kulit menguning (jaundice).
  • Urine berwarna cokelat atau kemerahan.
  • Luka pada tungkai.
  • Gangguan pertumbuhan pada balita.

5. Sickle Cell Anemia

  • Mudah lelah.
  • Rentan mengalami infeksi.
  • Gangguan tumbuh kembang pada anak.
  • Nyeri hebat pada sendi, perut dan ekstrimitas.

Segeralah berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala anemia berikut:

  • Rasa lelah terus-menerus.
  • Sesak napas.
  • Denyut jantung cepat.
  • Kulit pucat.
  • Gangguan makan.
  • Menstruasi yang banyak.
  • Perdarahan dari saluran cerna, seperti BAB berdarah.

0 Komentar

Belum ada komentar