Sukses

Pentingnya Konsumsi Telur bagi Ibu Hamil

Telur diyakini mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat, khususnya bagi ibu hamil. Berikut mengapa konsumsi telur bagi ibu hamil itu penting oleh dr. Dina Kusumawardhani.

Telur merupakan makanan yang sangat baik untuk kesehatan. Selain kaya akan protein, telur juga mengandung vitamin dan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. Kelebihan telur yang lain adalah mudah dan cepat dimasak, serta bisa disajikan dalam berbagai menu masakan.

Saat hamil, tubuh memerlukan nutrisi yang baik dan cukup untuk ibu maupun janin. Telur merupakan salah satu makanan yang dapat menjadi pilihan untuk Anda konsumsi ketika Anda hamil.

Berikut ini adalah jenis-jenis nutrisi yang terkandung dalam telur dan manfaatnya untuk ibu hamil:

  1. Protein

Telur kaya akan protein yang merupakan zat gizi esensial selama kehamilan. Pasalnya, setiap perkembangan sel dari janin yag dikandung membutuhkan protein.

  1. Omega-3 dan Kolin

Kandungan asam lemak omega-3 dan kolin dalam telur berperan penting dalam tumbuh kembang otak janin. Kedua zat nutrisi ini terdapat dalam kuning telur. Seperti asam folat, kolin juga dapat mencegah terjadinya neural tube, atau gangguan tumbuh kembang sistem tabung saraf yang dapat menyebabkan kecacatan.

  1. Kalori

Wanita hamil membutuhkan tambahan 200-300 kalori per hari untuk tumbuh kembang janin, dan satu butir telur memiliki 70 kalori. Jadi, tidak ada salahnya untuk menambahkan telur dalam asupan harian Anda. Tetapi, tambahkan juga karbohidrat, sayur atau buah agar kebutuhan kalori harian Anda dapat terpenuhi.

  1. Zink

Kekurangan zink saat hamil dapat menyebabkan retardasi mental, kelahiran prematur, hipertensi, dan meningkatkan risiko komplikasi saat melahirkan. Satu butir telur memiliki kandungan zink sebanyak 0,5 mg. Jadi, tidak ada ruginya untuk menambahkan telur ke dalam menu asupan harian Anda

  1. Zat besi

Wanita hamil sangat rentan mengalami kekurangan zat besi. Kebutuhan zat besi meningkat secara signifikan terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kebutuhan harian zat besi yang direkomendasikan adalah 27 mg/hari. Satu butir telur mengandung 1,7 mg zat besi. Jadi, telur dapat Anda jadikan salah satu menu tambahan untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian Anda.

Berapa jumlah telur yang sebaiknya dikonsumsi wanita hamil?

Wanita hamil sebaiknya mengonsumsi 1-2 buah telur sehari. Pasalnya, setiap kuning telur mengandung 125 mg kolin yang berperan penting dalam tumbuh kembang otak janin.

The National Academy of Sciences merokemendasikan wanita hamil untuk mengonsumsi 450 mg kolin/hari. Dengan mengkonsumsi 2 butir telur, maka kebutuhan 250 mg kolin/hari akan dapat terpenuhi. Untuk sisanya, Anda bisa dapatkan dari makanan lain yang kaya akan kolin, seperti daging, kembang kol, gandum, dan sebagainya.

Bolehkah memakan telur mentah saat hamil?

Jangan pernah memakan telur mentah ataupun setengah matang saat hamil. Pasalnya, hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri Salmonella. Infeksi ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, kontraksi rahim, dehidrasi, diare, dan muntah.  Maka dari itu, pastikan telur yang akan Anda konsumsi benar-benar matang.

Kesimpulannya, telur merupakan makanan yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat hamil. 1 atau 2 buah telur sehari dapat memenuhi hampir 100% kebutuhan protein tambahan. Selain itu, mengonsumsi telur juga dapat mememnuhi kebutuhan zink, zat besi, omega-3, dan kolin yang sangat penting untuk kehamilan.

0 Komentar

Belum ada komentar