Sukses

Apa Beda Kulit Berjamur dan Kulit Alergi?

Kulit berjamur dan kulit alergi biasanya menimbulkan keluhan yang sama-sama mengganggu. Lalu, apa beda kulit berjamur dan kulit alergi? Berikut ulasannya.

Kulit berjamur dan kulit alergi secara umum dapat menimbulkan keluhan yang serupa menurut kasat mata. Namun jika hal ini diteliti lebih dalam, sebenarnya kulit berjamur dan kulit alergi merupakan suatu hal yang berbeda.

Kulit yang berjamur merupakan kondisi kulit yang terkena infeksi oleh jenis jamur tertentu, seperti panu akibat infeksi malasezzia furfur robin.

Sedangkan kulit alergi merupakan suatu bentuk kelainan pada kulit yang disebabkan bukan karena infeksi. Oleh karena itu, pada kulit yang alergi akan jelas terjadi peradangan pada kulit tersebut.

Untuk lebih jelas mengetahui perbedaan antara kulit berjamur dan kulit alergi, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Penyebabnya

Kulit berjamur tentu disebabkan oleh infeksi jamur. Pada umumnya, infeksi jamur dapat ditularkan melalui kontak fisik dan areanya biasanya pada daerah yang lembap. Sedangkan kulit alergi disebabkan oleh adanya alergi tubuh terhadap suatu hal, misalnya debu, tungau, makanan, ataupun udara. Karena disebabkan oleh alergen, jadi kulit alergi tidak dapat ditularkan.

2. Area kulit terinfeksi jamur

Kulit berjamur biasanya timbul pada daerah-daerah lembap dan hangat, seperti pada daerah selangkangan, kaki, atau daerah pada kulit yang sering berkeringat. Sedangkan pada kulit alergi, lokasi yang umumnya dapat muncul keluhan adalah daerah wajah atau kepala pada bayi, dan pada orang dewasa dapat muncul di daerah leher, siku, kaki, tangan, dibalik lutut, hingga pergelangan tangan.

3. Bentuk Lesi Kulit

Walaupun kedua penyakit bisa menimbulkan keluhan gatal yang sangat mengganggu, namun pada pemeriksaan lesi pada kulit dapat terlihat adanya perbedaan yang signifikan. Pada infeksi jamur, biasanya lesi kulit yang muncul akan jelas terlihat batasnya. Lesi yang dapat muncul karena infeksi jamur adalah lesi merah dengan daerah di tengah lebih terang daripada daerah pinggirnya (central healing). Pada kulit alergi, lesi yang dapat timbul adalah lesi berwarna merah, bersisik, dan dapat juga timbul nanah atau cairan-cairan dan terkadang terlihat basah.

4. Jenis Pengobatan

Saat Anda terinfeksi jamur maka pengobatannya adalah dengan menggunakan antijamur, diikuti dengan perubahan gaya hidup sehat. Sedangkan pada alergi kulit, oleh karena disebabkan oleh alergi maka pengobatan utamanya adalah menghindari pencetus alergi. Selain itu, jenis obat-obatan pada kulit alergi yang dapat diberikan adalah jenis obat-obatan antialergi, seperti antihistamin, dan antiradang.

0 Komentar

Belum ada komentar