Sukses

Pilih Nasi Merah atau Nasi Putih?

Saat orang makan nasi merah, pasti mereka dianggap sedang berdiet. Nasi merah memang diyakini dapat membantu penurunan berat badan. Baca faktanya lebih lanjut di sini!

Slim & Fit

Nasi merah sering dijadikan alternatif makanan pokok selain nasi putih. Bahkan nasi putih dijadikan asupan utama bagi mereka yang sedang berdiet atau menjalani pola hidup sehat.

Apa perbedaan nasi merah dengan nasi putih?

Nasi merah memiliki sejumlah perbedaan dengan nasi putih dari segi kandungan gizi, di antaranya:

  • Makronutrien
    Beras merah dianggap sebagai salah satu jenis beras yang paling bernutrisi, karena proses produksinya tanpa pembuangan kulit. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori, 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat. Sedangkan dengan porsi yang sama, beras putih mengandung 242 kalori, 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat. Beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih.

  • Vitamin

Beras merah merupakan sumber thiamine, niacin, dan vitamin B6 yang baik. Pada satu porsi beras merah mengandung 0.2 mg thiamine, 2.6 mg niacin, dan 0.3 mg vitamin B6. Beberapa beras putih yang dijual di pasaran kini menambahkan vitamin B yang umumnya hilang pada masa pengolahan. Vitamin B ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

  • Mineral

Setiap porsi beras merah dapat memberikan kandungan 86 mg magnesium (22% dari anjuran asupan harian) dan 150 mg fosfor (15% dari anjuran asupan harian). Sedangkan beras putih 'hanya' menyumbang 24 mg magnesium dan 69 mg fosfor. Magnesium penting untuk menjaga fungsi imunitas, jantung, dan saraf. Sementara fosfor dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fungsi ginjal, tulang, dan gigi.

Mengapa konsumsi nasi merah lebih dianjurkan dibandingkan nasi putih?

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2006, mereka yang makan beras merah memiliki kadar gula darah yang lebih rendah setelah  makan jika dibandingkan dengan beras putih. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan indeks glikemik beras merah lebih rendah (55) jika dibandingkan dengan beras putih (86).

Indeks glikemik merupakan suatu kemampuan makanan untuk meningkatkan kadar gula di dalam darah. Indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan tersebut lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat, polifenol dan phytic acid yang lebih tinggi pada beras merah.

Dengan mengganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine tahun 2011, risiko diabetes Anda dapat menurun.

Apakah nasi merah dapat menurunkan berat badan?

Mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah dapat membantu Anda dalam penurunan berat badan, karena menyumbang kalori lebih sedikit. Selain itu, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan.

Namun, dengan mengonsumsi nasi merah setiap hari tidak serta-merta akan membuat Anda menjadi langsing. Pasalnya dalam menurunkan berat badan, Anda perlu mengonsumsi kalori lebih sedikit dan membakar kalori lebih banyak melalui olahraga.

0 Komentar

Belum ada komentar