Sukses

3 Solusi Hadapi Nyeri Otot Saat Menstruasi

Nyeri otot saat menstruasi merupakan salah satu masalah yang paling sering dikeluhan oleh wanita pada umumnya. Apa solusi yang tepat untuk mengurangi rasa nyeri otot saat menstruasi? Berikut ulasannya.

KlikDokter.com - Dalam menjalani hidupnya, wanita akan melewati beberapa fase perubahan alami di tubuhnya bersamaan dengan masalah yang menyertainya, yaitu ketika mengalami haid pertama, pertama kali berhubungan seksual, mengandung dan melahirkan, hingga menopause (berhentinya Haid).

Salah satu masalah yang paling sering menjadi keluhan oleh wanita pada umumnya adalah nyeri otot saat menstruasi (dismenorrhea). Nyeri otot saat menstruasi sebenarnya merupakan hal yang biasa dialami oleh setiap wanita, yang membedakannya adalah apabila nyeri otot saat menstruasi tersebut mengganggu aktivitas pada kehidupan sehari-hari.

Nyeri otot saat menstruasi muncul disebabkan oleh dinding rahim yang berkontraksi sehingga pembuluh darah terjepit dan menyebabkan timbulnya iskemi jaringan. Kontraksi inilah yang menjadi penyebab nyeri otot saat menstruasi. Untuk membantu mengatasi dan mengurangi rasa nyeri otot saat menstruasi, Anda bisa melakukan 3 cara berikut:

1. Kompres perut

Anda dapat mengompres perut dan punggung bawah dengan menggunakan bantalan pemanas. Adapula yang melakukan relaksasi dengan cara berendam di dalam air hangat untuk mengatasi nyeri otot saat menstruasi.

2. Berbaring

Anda bisa mencoaba berbaring di tempat tidur ataupun sofa untuk mengurangi rasa nyeri. Biasanya Anda juga akan merasakan nyeri otot saat menstruasi pada bagian punggung. Dengan cara berbaring, rasa nyeri otot saat menstruasi yang Anda rasakan akan mereda. Gunakan bantal untuk menyangga lutut dan ambil nafas panjang perlahan lalu kemudian buang. Lakukan hal tersebut hingga Anda merasa nyaman.

3. Hindari kafein, garam, rokok serta minuman beralkohol

Kafein, garam, rokok dan minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar estrogen yang nantinya akan memicu lepasnya prostaglandin atau hormon yang berfungsi sebagai perantara (mediator) utama dalam proses kontraksi dan relaksasi otot polos tubuh manusia.

0 Komentar

Belum ada komentar