Sukses

4 Penyebab Erosi Gigi

Bukan hanya tebing atau daerah pinggir sungai yang dapat mengalami erosi, gigi pun juga dapat mengalaminya. Berikut selengkapnya mengenai erosi gigi.

KlikDokter.com - Erosi gigi adalah terkikisnya permukaan gigi akibat proses yang terjadi secara kimiawi, di mana lingkungan mulut bersifat asam dengan pH di bawah 5. Perubahan gaya hidup dan tingginya konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam dapat menjadi faktor pendukung terjadinya erosi gigi.

Prevalensi atau angka kejadian erosi gigi bervariasi di seluruh dunia, bergantung pada kebiasaan dan kultur di masing-masing negara, faktor geografis dan sosioekonomi, dan kelompok usia. Namun dari penelitian, diketahui bahwa erosi gigi pada anak-anak dan remaja sangat sering terjadi.

Berikut 4 penyebab erosi gigi:

1. Makanan dan minuman yang tinggi kadar asam

Makanan dan minuman yang mengandung kadar asam cukup tinggi dapat mencetuskan erosi gigi, contohnya jus buah-buahan yang asam (jeruk, apel, dll), minuman bersoda, wine, acar, pempek, serta buah yang sangat asam. Selain itu, konsumsi obat tertentu dalam kurun waktu yang panjang juga bisa memicu erosi gigi

2. Penderita Bulimia

Gigi geligi penderita gangguan makan seperti bulimia nervosa juga umumnya mengalami . Penderita bulimia biasanya mengalami gangguan mental yang ditandai dengan makan berlebihan kemudian memuntahkannya kembali. Akibatnya, asam lambung yang terbawa ke kerongkongan saat muntah menyebabkan gigi mengalami erosi.

3. Pecandu Narkoba

Erosi gigi juga sangat lazim ditemukan pada pemakai narkotika dan obat-obatan terlarang serta zat adiktif lainnya.

4. Minuman Beralkohol + GERD

Minuman beralkohol semakin lekat dengan gaya hidup masa kini di kota-kota metropolitan. Di antara sekian banyak dampak negatif minuman beralkohol yang dikonsumsi secara berlebihan salah satunya adalah regurgitasi asam, yaitu asam di dalam lambung berbalik ke tenggorokan bahkan mencapai rongga mulut. Kondisi ini menciptakan suasana asam yang juga dapat menyebabkan erosi gigi. Refluks asam juga dapat dialami oleh penderita gastroesophageal reflux disease (GERD).

Erosi Gigi

Sumber: Journal of Cosmetic Dentistry. Fall 2014, Vol 3 No. 3 p72-78.

Apa yang Terjadi Erosi Gigi Didiamkan?

Jika erosi gigi terus berlanjut tanpa penanganan, gigi akan semakin banyak terkikis dan mengakibatkan sensitivitas gigi, rusaknya bidang permukaan kunyah gigi, dan tentunya estetika yang buruk. Umumnya kerusakan gigi terjadi secara menyeluruh, baik gigi depan maupun belakang.

Gigi yang sudah terlanjur rusak akibat erosi gigi mungkin memerlukan rehabilitasi yang luas oleh dokter gigi, seperti restorasi gigi geligi bahan tambal sewarna gigi, perawatan labial veneering, bahkan pembuatan mahkota tiruan (jacket crown).

Jika gigi geligi Anda mengalami erosi, segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan terbaik.

Jika Anda memiliki gigi yang sensitif, gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif dengan kandungan seperti: HAP (hydroxyapatite) mineral dan potassium citrate yang mampu mengurangi rasa ngilu pada gigi dalam 30 detik. Kandungan HAP mineral dan Fluoride pada pasta gigi sensitif mampu mempertahankan kekuatan gigi lebih lama.

0 Komentar

Belum ada komentar