Sukses

Cara Atasi Telinga Kemasukan Benda Asing

Bila telinga kemasukan benda asing, apa yang harus Anda lakukan? Dikeluarkan atau jangan dikeluarkan? Berikut info selengkapnya bersama dr. Dyan Mega Inderawati di sini.

Afrin Semprot Hidung

KlikDokter.com – Telinga kemasukan benda asing merupakan kejadian yang banyak terjadi terutama pada anak- anak. Kelompok usia yang memiliki risiko tertinggi mengalami telinga kemasukan benda asing ke telinga adalah anak-anak dengan usia 2-8 tahun. Saat anak anda berusia lebih dari 9 bulan dimana kemampuannya mengambil benda-benda kecil sudah matang, dan anak sudah memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Dalam hal ini, besar risiko kejadian anak mengalami telinga kemasukan benda asing.

Bagi golongan usia yang lebih dewasa, data menyebutkan bahwa kejadian telinga kemasukan benda asing paling banyak adalah jenis serangga.

Apa yang harus dilakukan apabila Anda atau keluarga mengalami telinga kemasukan benda asing?

1. Jika telinga kemasukan benda asing, Anda boleh mencoba mengeluarkannya hanya apabila benda tersebut berada dekat di liang telinga.

Salah satu sumber menyebutkan, kita dapat menggunakan sudut paperclip yang tidak memiliki ujung besi untuk mengambil benda-benda kecil yang tidak bergerak di liang telinga luar. Masukkan sudut paperclip searah dengan benda asing, lalu setelah melewati benda asing tersebut, putar sudutnya hingga horizontal dan dapat mengait benda asing. Keluarkan perlahan.

2. Ketika telinga kemasukan benda asing, jangan gunakan benda yang dapat mendorong benda asing lebih jauh ke dalam liang telinga.

Para orangtua yang panik biasanya menggunakan cotton buds, yang mudah didapatkan, untuk mencoba mengeluarkan benda asing dari telinga anak. Perlu diingat, penggunaan cotton buds atau benda lainnya yang berukuran relatif besar malah justru berpotensi mendorong posisi benda asing lebih jauh ke liang telinga lebih dalam. Hal ini akan menyebabkan perlukaan pada liang telinga maupun telingan bagian tengah dan nantinya akan mempersulit dokter atau paramedis dalam usaha mengeluarkan benda asing tersebut.

3. Apabila telinga kemasukan benda asing, Anda dapat lakukan irigasi, hanya jika Anda sudah terampil melakukannya.

Irigasi tidak dibenarkan dilakukan pada benda-benda organik, biji-bijian, dan benda-benda lunak yang anak mengembang bila terkena air. Mengapa irigasi hanya diperbolehkan dilakukan oleh orang yang sudah terampil untuk menangani telinga kemasukan benda asing? Karena apabila tekanan air saat mengirigasi terlalu kecang atau tinggi, irigasi malah dapat menyebabkan perforasi membran timphani yang akhirnya dapat memperburuk keadaan.

4. Pada kasus telinga kemasukan serangga, pastikan serangga hanya boleh dikeluarkan dalam keadaan mati.

Dokter biasanya akan memberikan sejenis minyak yang dapat membantu membunuh serangga sebelum mengeluarkannya. Mengeluarkan serangga dalam keadaaan hidup dapat memperparah keadaan karena gerakannya dapat merusak struktur telinga tengah.

5. Jika telinga kemasukan benda asing, waspada perforasi membran timpani.

Telinga kita memiliki selaput pendengaran tipis yang terletak di telinga bagian dalam. Selaput ini sangat rapuh terutama apabila terjadi gesekan atau benturan dengan benda asing yang masuk ke delam telinga. Apabila terdapat darah yang keluar dari liang telinga, nyeri yang tajam, pendengaran berkurang drastis, pandangan berputar atau terdengar bunyi seperti peluit dari satu sisi terlinga yang kemasukan benda asing, Anda sebaiknya segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan tepat karena dikhawatirkan kondisi yang anda alami melibatkan membran telinga anda. Jangan mencoba mengeluarkan benda asing dengan benda- benda yang dapat mendorong benda asing tersebut lebih dalam ke membran timpani dan jangan mengalirinya dengan air.

Hal yang paling penting dari seluruh tips mengatasi telinga kemasukan benda asing di atas adalah cobalah untuk tetap tenang. Orang yang dalam keadaan panik ketika alami telinga kemasukan benda asing, memiliki kecenderungan untuk melakukan apapun yang ia dapat lakukan untuk mengurangi keluhannya, baik itu benar ataupun salah. Hal ini dapat memperburuk keadaan apabila terjadi saat pasien mencoba mengeluarkan benda asing dari telinga. Cobalah untuk tetap tenang dan berpikir apa yang harus dilakukan secara benar untuk mengatasi telinga kemasukan benda asing. Sebagai orangtua, penting juga untuk senantiasa mengawasi buah hati anda saat ia belajar mengenali hal- hal baru di sekitarnya.

0 Komentar

Belum ada komentar