Sukses

MPASI Kemasan Vs MPASI Rumahan, Mana yang Lebih Baik?

Kebanyakan orang beranggapan bahwa MPASI kemasan pastilah menggunakan pengawet, sehingga MPASI buatan rumah lebih baik dan aman. Telusuri fakta medisnya di sini!

KlikDokter.com - Menyiapkan MPASI untuk Si Kecil dapat menjadi tantangan, terutama karena keterbatasan waktu yang dimiliki orangtua. Bila sudah begitu, biasanya akan timbul kebimbangan, apakah akan memberikan anak MPASI kemasan atau MPASI rumahan?

Kebanyakan orang beranggapan bahwa makanan kemasan lebih buruk daripada makanan buatan rumah karena menggunakan pengawet. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Dr. dr. Damayanti Sjarif, Sp.A(K), seorang pakar gizi anak, bahkan menyarankan penggunaan MPASI rumahan dan MPASI kemasan secara berdampingan karena kandungan gizinya yang dapat saling melengkapi.

Bagaimanakah standar MPASI kemasan yang aman untuk Si Kecil?

MPASI kemasan yang baik haruslah mengandung makronutrien (protein, karbohidrat dan lemak), serta mikronutrien (12 vitamin dan 8 mineral) yang diperlukan Si Kecil untuk tumbuh kembang optimalnya. Proses pembuatannya juga mesti sesuai dengan standar, yakni dengan proses sterilisasi untuk menurunkan kadar air dalam produk, sehingga produk tetap steril dan tidak memungkinkan bakteri dan mikroba untuk hidup.

Dibandingkan MPASI buatan rumah, MPASI kemasan memiliki keunggulan dalam beberapa aspek, di antaranya:

  • Waktu

Waktu yang dipergunakan untuk menyiapkan MPASI rumahan lebih lama dibanding MPASI kemasan. Sehingga, ibu yang menggunakan MPASI kemasan dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengan Si Kecil. 

  • Kenyamanan

MPASI kemasan dikemas dalam jumlah terukur untuk satu kali porsi makan. Selain itu, MPASI kemasan dapat langsung digunakan, tidak seperti MPASI buatan rumah yang setiap kali akan digunakan harus dipanaskan terlebih dahulu.

Selain itu, beberapa hasil penelitian yang dilakukan National Health Services, Inggris, mengungkapkan keunggulan MPASI kemasan. Selengkapnya pada halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

MPASI Kemasan Vs MPASI Rumahan, Mana yang Lebih Baik?

MPASI kemasan yang berupa makanan manis seperti puding dikatakan memiliki jumlah energi yang sama dengan MPASI manis buatan rumah. Untuk menyempurnakan dan membuat makanan lebih bervariasi, MPASI kemasan dapat dimodifikasi dengan memberi protein nabati atau hewani tambahan seperti telur dan kacang-kacangan.

Kandungan energi MPASI kemasan rata-rata 282 kJ per 100 g. Kandungan energi ini mirip dengan kandungan energi dari ASI, yaitu sebesar 283 kJ per 100 g  dan mirip dengan kandungan energi susu formula yakni sebesar 281 kJ per 100 g. Di samping itu, menurut penelitian National Health Services, MPASI berupa biskuit dan crackers memiliki jumlah nutrisi, zat besi, dan kalsium yang lebih tinggi daripada MPASI rumahan. Pemberian biskuit dan crackers pada batita sebanyak 2 kali dalam sehari dapat menyempurnakan gizi mereka. Lagi pula, pengenalan biskuit dan cracker kepada Si Kecil merupakan salah satu cara untuk mengenalkan finger food.

Kesimpulannya, baik MPASI rumahan maupun kemasan tidak lebih unggul, karena keduanya dapat saling melengkapi gizi yang diperlukan oleh Si Kecil pada masa tumbuh kembangnya. 

0 Komentar

Belum ada komentar