Sukses

Inilah Penyebab Tumbuh Kembang Si Kecil Tidak Sesuai Usianya

Apakah tumbuh kembang buah hati Anda telah sesuai dengan usianya?

KlikDokter.com - Pada usia-usia tertentu, anak akan mencapai suatu tahapan tumbuh kembang, seperti duduk, merangkak, berjalan, berbicara, dan lain-lain. Memang perkembangan setiap anak dapat berbeda-beda dan sedikit keterlambatan dalam mencapai tahapan tersebut masih dapat ditoleransi.

Namun, ada pula keterlambatan perkembangan yang perlu dicermati dan diwaspadai oleh para orangtua.

Ada beberapa aspek dalam perkembangan anak, yaitu bicara, penglihatan, keterampilan motorik (kasar dan halus), keterampilan sosial emosional, dan kecerdasan kognitif. Keterlambatan dapat terjadi pada satu atau lebih aspek.

Beberapa penelitian telah melaporkan terjadinya keterlambatan perkembangan pada 10-15% anak berusia kurang dari tiga tahun.

Makanya, pengenalan keterlambatan perkembangan sejak dini sangatlah penting. Karena semakin cepat diterapi, semakin baik pula hasilnya.

Berikut penjelasan selengkapnya beberapa aspek tumbuh kembang yang perlu dicermati, selengkapnya di halaman berikutnya.

1 dari 2 halaman

Inilah Penyebab Tumbuh Kembang Si Kecil Tidak Sesuai Usianya

Morinaga Platinum

Bicara

Terlambat bicara adalah jenis gangguan perkembangan yang paling sering terjadi pada anak. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan hal ini, yaitu:

  1. Paparan terhadap lebih dari satu bahasa (bilingual atau trilingual)
  2. Gangguan belajar
  3. Kelainan pada otot sekitar lidah dan mulut
  4. Kelainan pendengaran (infeksi telinga, masalah pada saraf pendengaran, penggunaan obat-obat tertentu, trauma, atau kelainan bawaan)
  5. Autisme
  6. Tidak ditemukan kelainan apa pun

Penglihatan

Sampai usia enam bulan, penglihatan bayi masih belum sempurna. Namun selepas usia tersebut, penglihatan anak akan berangsur membaik. Kelainan penglihatan umumnya mulai terlihat ketika anak memasuki bangku sekolah dan dapat disebabkan oleh:

  1. Kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat, astigmatisme)
  2. Mata malas atau disebut juga ambliopia
  3. Katarak
  4. Retinopati (kelainan pada retina)
  5. Juling

Keterampilan motorik

Terdiri dari motorik kasar (duduk, merangkak, berjalan) dan motorik halus (menggenggam, menulis). Umumnya bayi yang lahir prematur dapat mengalami keterlambatan pada bidang ini. Selain itu, keterlambatan dapat terjadi karena:

  1. Ataksia (kelainan koordinasi otot rangka)
  2. Cerebral palsy
  3. Miopati (kelainan pada otot)
  4. Kelainan penglihatan
  5. Spina bifida (kelainan pada saraf tulang belakang)

Keterampilan sosial emosional

Anak-anak dapat mengalami kesulitan dalam berinteraksi, baik dengan sesama anak lainnya maupun dengan orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh:

  1. Kurangnya perhatian orangtua atau pengasuh
  2. Gangguan kognitif
  3. Autisme

Keterampilan kognitif

Gangguan kecerdasan dan berpikir ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  1. Kelainan genetik (misalnya sindrom Down)
  2. Terpapar toksin atau alkohol selama dalam kandungan
  3. Autisme
  4. Gangguan belajar
  5. Kurangnya perhatian orangtua atau pengasuh
  6. Penyakit yang dialami semasa bayi (misalnya kejang atau ayan)

Jika Anda mencurigai Si Kecil mengalami keterlambatan dalam salah satu atau beberapa aspek di atas, segeralah berkonsultasi kepada dokter spesialis anak agar mendapatkan evaluasi dan terapi lebih dini.

0 Komentar

Belum ada komentar