Sukses

Jangan Lagi Gunakan Alasan Ini dan Berhentilah Merokok

Sudah berapa alasan yang Anda gunakan ketika orang meminta Anda untuk berhenti merokok? Ini saatnya untuk berhenti dan memulai hidup baru!

Slim & Fit

KlikDokter.com - Kandungan kimia beracun yang terdapat di dalam rokok sangatlah berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan di berbagai organ. Berhenti merokok memang tidak semudah yang dikatakan. Kebanyakan perokok seringkali menggunakan banyak alasan untuk tetap merokok, seperti berikut inI:

Alasan 1: Saya sudah lama merokok dan pastinya sudah terjadi kerusakan pada tubuh saya. Jadi tidak ada gunanya berhenti merokok.

Tidak pernah ada kata terlambat. Semakin lama seseorang merokok, semakin tinggi pula risiko terjadinya penyakit-penyakit yang berkaitan dengan rokok. Saat sudah muncul gejala, kerusakan yang terjadi juga sudah meluas.

Alasan 2: Jika saya berhenti merokok, pasti berat badan saya akan naik dan saya akan stres.

Hal ini sebetulnya bergantung dari masing-masing individu. Jika Anda mengalihkan kebiasaan merokok Anda menjadi makan makanan yang berlemak dan tinggi kalori, pastilah berat badan Anda akan naik. Namun jika Anda dapat memilah-milah makanan yang sehat maka berat badan Anda pasti juga akan tetap stabil.

Alasan 3: Saya pernah mencoba berhenti merokok, namun pasti akan ada keinginan untuk merokok lagi.

Hal tersebut memang bisa saja Anda alami. Keinginan merokok tersebut diakibatkan oleh gejala withdrawal (lapar, cemas, gelisah, nyeri kepala, mood buruk, dan sulit berkonsentrasi) yang ditimbulkan oleh nikotin dan membuat Anda ingin menghilangkannya dengan terus merokok. Namun jika tekad Anda sudah bulat maka keinginan untuk kembali merokok tentu bisa dengan mudah Anda tepis.

Berikut kiat berhenti merokok lainnya di halaman selanjutnya.

1 dari 2 halaman

Jangan Lagi Gunakan Alasan Ini dan Berhentilah Merokok

Slim & Fit

Alasan 4: Saya sudah mengurangi kadar rokok saya menjadi level yang aman

Perokok sering kali mengganti merek rokok yang berlabel "mild" atau "light" untuk mengurangi kadar rokok menjadi lebih aman. Namun nyatanya tidak ada kadar rokok yang aman bagi tubuh. Perokok yang mengganti rokoknya dengan yang "lebih ringan" mengompensasi kadar tar dan nikotin yang lebih rendah dengan mengisap lebih dalam atau merokok lebih dari 1 batang.

Alasan 5: Ayah/kakek/teman saya merokok dan tetap berumur panjang

Beberapa orang memang mungkin saja menjadi pengecualian, namun faktanya adalah hampir 50% perokok meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh rokok dan 90% perokok berisiko untuk memiliki kanker paru-paru dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

0 Komentar

Belum ada komentar