Sukses

Cukupkah Waktu Tidur Anak Anda?

Kebutuhan tidur anak sama penting dengan kebutuhannya akan nutrisi yang cukup. Jika anak tidur cukup, ia pun akan senantiasa aktif, energik, dan yang paling penting: sehat!

KlikDokter.com - Manusia menghabiskan sepertiga dari hidupnya untuk tidur. Banyak aktivitas tubuh yang terjadi ketika tidur, seperti perbaikan sel dan otot, serta perkembangan otak dan jaringan tubuh, yang berlangsung paling pesat selama masa kanak-kanak.

Otak juga sangat aktif selama tidur, ia melakukan berbagai aktivitas “merapikan” informasi dan memori yang telah diterima, terus-menerus mengatur segala proses yang terjadi di dalam tubuh, hingga mengeluarkan toksin dari jaringan otak.

Kebutuhan tidur anak sama pentingnya dengan kebutuhan akan makanan sehat, nutrisi yang cukup, dan olahraga untuk perkembangan mereka. Anak yang tidak mendapatkan cukup tidur lebih berisiko mengalami kelebihan berat badan, hal ini antara lain karena mereka cenderung menginginkan makanan yang manis atau mengandung tepung pada siang harinya untuk memberi mereka energi agar tetap dapat beraktivitas. Anak yang terus-menerus kurang tidur juga terpengaruh emosinya, yakni menjadi mudah tersinggung, terlalu aktif, selalu mencari stimulasi, dan tidak dapat berkonsentrasi dengan baik sehingga mengalami kesulitan belajar. Seringkali gejala ini dikelirukan dengan ADHD ringan (attention deficit hyperactivity disorder).

Untuk mengetahui apakah waktu tidur anak Anda sudah cukup sebetulnya mudah. Anak yang cukup tidur tidak mengalami kesulitan bangun pada pagi hari, aktif dan bahagia pada sebagian besar hari, tidak terlalu mengantuk pada siang hari, dan tidak mudah marah atau rewel.

Lalu, adakah jumlah jam tidur pasti untuk semua anak dari usia tertentu? Halaman selanjutnya penjelasannya:

1 dari 2 halaman

Cukupkah Waktu Tidur Anak Anda?

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

Tidak ada jumlah jam tidur pasti untuk semua anak dari usia tertentu. Menurut data yang dilansir oleh Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan National Health Service Inggris, berikut ini adalah perkiraan rata-rata jam tidur yang anak butuhkan berdasarkan usia:

Usia

Lama Tidur    

Siang

Malam

1 minggu

8 jam

8 jam, 30 menit

4 minggu

6 jam, 45 menit

8 jam, 45 menit

3 bulan

5 jam

10 jam

6 bulan

4 jam

10 jam

9 bulan

2 jam, 45 menit

11 jam, 15 menit

12 bulan

2 jam, 30 menit

11 jam, 30 menit

2 tahun

1 jam, 15 menit

11 jam, 45 menit

3 tahun

1 jam

11 jam

4 tahun

-

11 jam, 30 menit

5 tahun

-

11 jam

6 tahun

-

10 jam, 45 menit

7 tahun

-

10 jam, 30 menit

8 tahun

-

10 jam, 15 menit

9 tahun

-

10 jam

10 tahun

-

9 jam, 45 menit

11 tahun

-

9 jam, 30 menit

12 tahun

-

9 jam, 15 menit

13 tahun

-

9 jam, 15 menit

14 tahun

-

9 jam

15 tahun

-

8 jam, 45 menit

16 tahun

-

8 jam, 30 menit

Apabila anak Anda mengalami kesulitan untuk tidur, mulailah terapkan rutinitas sebelum anak tidur, agar anak mulai paham kapan saatnya tidur. Rutinitas tidur adalah melakukan hal yang sama dalam urutan yang sama dan waktu yang sama setiap hari, sebelum pergi tidur. Sempatkan waktu bersama anak Anda sekitar 15 menit sebelum tidur untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Minum susu hangat
  • Memainkan permainan yang tenang bersama-sama
  • Memilih dan memakai piama atau baju tidur
  • Pergi ke toilet dan menyikat gigi
  • Mendengarkan musik lembut, membacakan cerita atau membaca bersama-sama
  • Menyelimutkan anak, selipkan boneka favoritnya, bantal, atau hal lain yang membuatnya nyaman nyaman hingga ia tertidur

Pola tidur anak memiliki dampak bagi anak dan seluruh keluarga. Oleh karena itu, coba terapkan aturan tidur yang teratur dalam keluarga. Tidak perlu menyamakan jam tidur anak dengan teman sebayanya, karena setiap anak membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda. Anda mungkin memiliki anak yang sangat aktif, yang tidak membutuhkan banyak tidur. Beberapa anak dapat tidur dengan mudah, dan anak lainnya cenderung menggumam atau bergerak-gerak sebelum dapat tidur dengan lelap. Yang terpenting adalah ia merasa nyaman dan waktu tidurnya terpenuhi.

Konsultasikan dengan dokter anak Anda apabila anak mengalami masalah tidur yang mempengaruhi aktivitasnya sehari-hari.

0 Komentar

Belum ada komentar