Sukses

6 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Penderita Rematik

Banyak penderita rematik yang takut olahraga, padahal olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga sendi tetap sehat. Lalu, jenis olahraga apa saja yang aman untuk penderita rematik?

KlikDokter.com – Kerusakan sendi sering dijadikan alasan oleh para penderita rematik untuk tidak berolahraga. Ini tentu tidak baik bagi kesehatan.

Perlu diketahui bahwa olahraga secara rutin dapat membantu meningkatkan fleksibilitas sendi dan kekuatan otot serta sendi. Karena itu, pilihlah olahraga yang ringan, tidak terlalu kompetitif, dan yang paling penting: selalu melakukan pemanasan sebelum latihan!

Berikut adalah enam jenis olahraga yang baik untuk penderita rematik:

1. Berenang

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), keluhan penderita rematik berkurang setelah melakukan hidroterapi atau berolahraga di dalam air hangat dibandingkan dengan latihan lainnya. Mereka melaporkan berkurangnya rasa sakit dan nyeri sendi.

2. Tai chi

Tai chi adalah seni bela diri tradisional Cina yang mengutamakan kelembutan dan keselarasan. Latihan ini bisa meningkatkan fungsi otot, mengurangi kekakuan serta rasa sakit. 

Berikut beberapa pilihan olahraga lainnya bagi penderita rematik.

1 dari 2 halaman

6 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Penderita Rematik

Neuralgin Rhema

3. Bersepeda

Penderita rematik memiliki risiko tinggi untuk penyakit kardiovaskular dan komplikasi, jadi penting sekali untuk melakukan latihan yang mampu meningkatkan kekuatan otot jantung. Salah satunya adalah bersepeda. Bersepeda tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kekuatan kaki.

4. Berjalan Kaki

Jalan kaki adalah salah satu bentuk olahraga yang paling mudah dan nyaman. Selain bagus untuk kesehatan jantung, berjalan kaki juga dapat meningkatkan fleksibilitas sendi kaki.

5. Yoga

Latihan yang menggabungkan postur tubuh (asana), teknik pernapasan (pranayama), dan meditasi ini dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan gerak. 

Penting untuk diingat,  apapun jenis solahraga yang dipilih, pastikan Anda telah berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter Anda. Pasalnya, dokter akan memberikan saran dan seberapa porsi kegiatan olahraga yang pas dengan kondisi Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar