Sukses

Stres Menyebabkan Haid Tidak Teratur

Gangguan pada siklus haid dapat mempengaruhi kesuburan seseorang. Dan stres dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi yang ada. Bagaimana mengatasinya? Berikut tips dari dr. Adithia Kwee disini.

KlikDokter.com - Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Masa subur terjadi pada hari ke 12- 14 dimulai dari hari pertama haid. Diantara banyak keluhan menstruasi yang ada, kelainan yang paling banyak dialami adalah dimana siklus terkadang memanjang ataupun memendek dapat berupa oligomenore atau polimenore. 

Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain

  1. Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  2. Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  3. Stres psikologis
  4. Atlit (olahragawan karena porsi latihan yang berat)
  5. Kekurangan vitamin K
  6. Penggunaan obat-obatan tertentu
  7. Kelainan pembekuan darah
  8. Gangguan hormon tiroid
  9. Dsb

Gangguan pada siklus haid dapat mempengaruhi kesuburan seseorang. Untuk itu, diperlukan beberapa kiat untuk mengatasinya. Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips berikut ini:

1 dari 2 halaman

Menghindari Stres Untuk Siklus Menstruasi yang Lebih Sehat

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

Singkat kata, stres pada prinsipnya dapat menimbulkan gangguan siklus haid. Oleh karena itu, hindarilah sebisa mungkin kondisi stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas,Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.

Cobalah tips tips diatas agar Anda mendapatkan siklus haid yang teratur. Dapat pula digunakan obat penyeimbang hormonal seperti pil KB. Jika kondisi ini berlanjut hubungi dokter spesialis kandungan agar dicari tahu penyebab yang Anda alami. 

Baca Juga

0 Komentar

Belum ada komentar