Sukses

Menopause pada Laki-laki

Menopause pada Laki-laki

Menopause pada laki-laki sering dikenal dengan Andropause

Oleh : dr. Indiradewi Hestiningsih

Andropause adalah berhentinya fungsi maskulin akibat hilangnya fungsi testis (buah zakar) dan atau kelenjar anak ginjal (adrenal) dalam memproduksi hormone testosterone, yang ditandai oleh beberapa gejala.

1 dari 11 halaman

Penurunan Produksi Sperma

Penurunan produksi sperma diikuti dengan keadaan fungsi seksual dan fertilitas. Andropause mulai terjadi pada usia 40-an, 50-an, 60-an bahkan setelah 65 tahun.

2 dari 11 halaman

Penyebab Andropause

Menurunnya jumlah testosterone terjadi seiring proses penuaan. Mulai sekitar usia 30-an, kadar testosterone akan menurun sekitar 10% tiap 10 tahun.

3 dari 11 halaman

Gejala-gejala Andropause #1

Gangguan vasomotor: tubuh terasa panas, berkeringat, insomnia,rasa gelisah dan takut.

4 dari 11 halaman

Gejala-gejala Andropause #2

Gangguan fungsi kognitif: berkurangnya ketajaman mental/intiusi, menurunnya motivasi.

5 dari 11 halaman

Gejala-gejala Andropause #3

Gangguan virilitas: menurunnya kekuatan & berkurangnya tenaga,menurunnya kekuatan & massa otot, kehilangan rambut tubuh, penumpukan lemak di daerah abdominal & osteoporosis.

6 dari 11 halaman

Gejala-gejala Andropause #4

Gangguan seksual: menurunnya minat seksual, perubahan tingkah laku & aktifitas seksual, kualitas orgasme menurun, kemampuan ereksi menurun / disfungsi ereksi / impotensi, kemampuan ejakulasi menurun & volume ejakulasi.

7 dari 11 halaman

Gejala-gejala Andropause #5

Gangguan mood (suasana hati): depresi, hilangnya rasa percaya diri dan menghargai diri sendiri, mudah lelah.

8 dari 11 halaman

Pemeriksaan Dini

Dahulu andropause sering kurang terdiagnosis karena gejala-gejalanya tidak jelas dan beragam antara satu pria dengan pria lain, bahkan banyak pria sulit mengakuinya bahwa mereka mempunyai masalah.

9 dari 11 halaman

Penanganan Andropause

Gejala-gejala diatas terjadi karena adanya penurunan testosterone. Oleh karena itu perlu tindakan / kegiatan yang menambah testosterone.

10 dari 11 halaman

Kegiatan Penambah Testosterone #1

a) Istirahat yang cukup, b) Olahraga secara teratur, c) Makan makanan bergizi, d) Stop merokok, e) Stop alkohol  f) Pemberian testosterone (harus sesuai dengan petunjuk dokter).

0 Komentar

Belum ada komentar