Sukses

Mengerat Saat Tidur

Mengerat Saat Tidur

Bruxism

Oleh: drg. Martha Mozartha

Kebiasaan mengerat gigi terutama pada saat tidur malam dalam bahasa kedokteran disebut "bruxism", umumnya penderita melakukan kebiasaan tersebut tanpa disadari. Penderita kebanyakan adalah orang dewasa, namun gejala serupa dapat ditemui pula pada anak-anak.

1 dari 9 halaman

Penyebab Bruxism

Penyebab yang pasti dari kebiasaan ini belum dapat ditentukan, namun dari berbagai penelitian dan nara sumber, dikatakan bahwa terjadinya bruxism dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Yang jelas, bruxism terpicu dari berbagai aspek dari kesehatan tubuh, antara faktor lokal, sistemik, dan psikologis.

2 dari 9 halaman

Faktor Lokal Penyebab Bruxism

Faktor lokal antara lain adalah posisi dan hubungan gigi rahang atas dan bawah yang tidak normal atau tidak rata (maloklusi), atau karena ada sakit yang dirasakan penderita di sekitar gigi atau wajah, sehingga mengerat gigi dilakukan secara tidak sadar sebagai upaya untuk mengurangi rasa sakit.

3 dari 9 halaman

Faktor Sistemik Penyebab Bruxism

Ada juga penelitian yang mengaitkan bruxism dengan kelainan sendi rahang (temporomandibular dysfunction). Sementara itu faktor sistemik yang pernah dilaporkan sebagai penyebab bruxism pada anak adalah alergi dan defisiensi nutrisi.

4 dari 9 halaman

Faktor Psikologis Penyebab Bruxism

Yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah faktor psikologis, karena dari banyak jurnal penelitian ditemukan, bruxism erat hubungannya dengan anak yang hiperaktif atau agresif, atau pasien  mengalami stress emosional dan kecemasan yang cukup berat.

5 dari 9 halaman

Penanganan Awal Bruxism

Perawatan yang akan diberikan sangat bergantung pada hasil temuan setelah pemeriksaan, gigi yang bermasalah harus diperbaiki.

6 dari 9 halaman

Kontrol & Supervisi Ketat

Bila ternyata setelah diperiksa didapati bahwa pasien anak memiliki kelainan sistemik maka ia  harus dirujuk ke dokter spesialis pasien yang akan menentukan rencana perawatan terbaik. Namun bila ternyata didapati bahwa  pasien (dewasa maupun anak-anak)  mengalami masalah psikologis, maka  bantuan psikolog dibutuhkan untuk menuntaskan masalah tersebut hingga tidak menjadi masalah yang lebih berat di kemudian hari.

7 dari 9 halaman

Pemeriksaan Komprehensif

Karena banyaknya kemungkinan penyebab dari bruxism, perawatan yang akan diberikan harus berdasarkan pemeriksaan yang lengkap meliputi pemeriksaan gigi dan mulut (faktor lokal) dan kondisi sistemik pasien secara keseluruhan, dan turut mempertimbangkan kondisi psikologisnya.

8 dari 9 halaman

Dampak Bruxism

Bila jaringan gigi yang terkikis cukup banyak, terkadang malah mengekspos jaringan pulpa maka dampaknya kurang lebih sama seperti seseorang sedang sakit gigi, dan permukaan kunyah gigi menjadi rata. Oleh karena itu segera kunjungi dokter gigi  untuk mendapatkan pemeriksaan yang lengkap dan menyeluruh, dan mencegah kondisi yang lebih berat.

0 Komentar

Belum ada komentar