Sukses

Pengertian

Tinea cruris, atau biasa disebut jock itch, adalah infeksi jamur yang menyerang kulit di sekitar kelamin, anus, dan bokong.

Risiko terkena tinea cruris akan lebih tinggi jika Anda berjenis kelamin pria, obesitas, menggunakan pakaian dalam yang ketat dan tidak dicuci setelah digunakan, dan sering berkeringat berlebih. Begitu juga bila Anda memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh dan penyakit kulit.

Agar terhindar dari penyakit ini, menjaga area selangkangan agar tetap kering sangatlah penting. Karena itu, jangan lupa untuk mengelap area selangkangan dengan handuk setelah mandi atau berolahraga.

Gunakan pakaian dalam yang bersih dan tidak terlalu ketat. Hindari juga bertukar alat-alat pribadi seperti pakaian dalam atau handuk.

Diagnosis

Diagnosis tinea cruris dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik. Dokter akan melihat langsung ruam pada kulit Anda. Pada beberapa kasus, dokter akan mengambil sampel jaringan kulit untuk diperiksa. 

Tinea Cruris

Gejala

Tanda dan gejala tinea cruris dapat berupa:

  • Kemerahan di area yang terjangkit
  • Gatal-gatal di area yang terjangkit
  • Sensasi terbakar di area yang terjangkit
  • Kulit yang terjangkit akan terkelupas dan bersisik
  • Ruam akan memburuk setelah berolahraga atau aktivitas lainnya
  • Perubahan warna kulit

Pengobatan

Anda dapat mengatasi tinea cruris dengan obat oles antijamur. Obat ini digunakan pagi dan sore hari selama kurang lebih 2-4 minggu. Aplikasikan obat hingga 3 cm di luar batas ruam. Sebaiknya diteruskan selama 2 minggu setelah ruam sembuh.

Jika obat oles tidak mengurangi gejala, Anda dapat mencoba obat minum.

Namun, hindari menggunakan obat apa pun tanpa rekomendasi dokter. Hal ini agar infeksi jamur Anda tidak bertambah berat.

Penyebab

Tinea cruris disebabkan oleh jamur, terutama Trichophyton rubrum dan Epidermophyton floccosum. Jamur ini mempunyai kemampuan yang unik, yakni dapat menyerang jaringan rambut, kulit, dan kuku, serta sangat mudah menyebar di kulit.

Selain itu, tinea cruris juga dapat dipicu oleh beberapa faktor berikut:

  • Suhu dan kelembapan

    Banyaknya keringat yang berada pada daerah-daerah tak terlihat, seperti lipatan paha dan sela-sela jari, memungkinkan terserangnya penyakit jamur ini.

  • Kurangnya kebersihan

    Tidak merawat kebersihan rumah dan lingkungan sekitar berarti mengundang jamur untuk hinggap.

  • Bahan pakaian

    Pakaian yang berbahan nilon dapat mempermudah timbulnya jamur, karena lebih sulit menyerap keringat.