Sukses

Pengertian

Septik arthritis adalah infeksi pada sendi. Infeksi ini dapat disebabkan berbagai organisme, seperti bakteri, jamur, virus, dan sebagainya. Namun paling sering disebabkan infeksi bakteri. Sendi mana pun dapat terkena penyakit ini, namun biasanya yang terkena adalah lutut dan pinggul.

Penyakit ini dapat menyebabkan bengkak dan nyeri pada bagian sendi yang terkena infeksi. Penanganan perlu dilakukan dengan segera, karena infeksi dapat merusak tulang muda dalam sendi.

Septik arthritis dapat menyerang siapa saja. Meski demikian, anak-anak berusia di bawah 3 tahun dan orang lanjut usia –khususnya mereka yang bersuai di atas 80 tahun, merupakan kelompok yang paling berisiko terkena penyakit ini.

Penyebab

Infeksi septik arthritis dapat disebabkan berbagai organisme seperti bakteri, jamur, virus, dan sebagainya. Meski demikian, bakteri adalah organisme yang paling sering menyebabkan septik arthritis. Staphylococcus, Haemphilus influenza, dan Streptococcus adalah jenis bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi ini.

Infeksi dapat terjadi secara langsung, menyebar dari infeksi di jaringan sekitar sendi, ataupun dari aliran darah. Umumnya, infeksi bakteri berawal dari luka terbuka atau tindakan operasi di dekat sendi. Sedangkan septik arthritis yang disebabkan jamur, biasanya berkembang lebih lambat dibandingkan dengan yang disebabkan oleh bakteri.

Beberapa faktor risiko yang diduga terkait dengan septik arthritis adalah:

  • Orang dengan sistem imunitas tubuh lemah bawaan
  • Memiliki kondisi kesehatan lain seperti diabetes atau kanker
  • Adanya cedera sendi
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Diagnosis

Dalam penentuan diagnosis septik arthritis, dokter akan melakukan anamnesis atau wawancara medis mendetail mengenai keluhan penderita. Selain itu dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan tanda dan gejala.

Sampel darah dan cairan sendi (anthrocentesis) dapat diambil dan diperiksa di laboratorium untuk melihat adanya infeksi dan peradangan. Pemeriksaan ini juga dapat membantu dokter dalam menentukan organisme penyebab infeksi.

Gejala

Beberapa gejala septik arthritis yang umum dikeluhkan adalah munculnya nyeri dan pembengkakan pada sendi. Penderita juga akan merasa sensasi panas pada sendi yang mengalami infeksi. Area yang terserang infeksi juga akan terlihat kemerahan.

Selain itu, gejala-gejala lain yang juga dapat muncul adalah demam –biasanya demam tinggi, menggigil, dan kelelahan. Penderita juga akan merasa kesulitan menggerakkan sendi.

Pengobatan

Saat menemukan tanda-tanda septik arthritis, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semakin cepat ditangani, maka pengobatan sendi yang mengalami infeksi dapat segera dilakukan tanpa harus melewati tindakan operasi.

Bentuk pengobatan infeksi ini pada umumnya terdiri dari tiga fase, yaitu penggunaan obat antibiotik, tindakan operasi, dan fisioterapi. Pengobatan antibiotik diberikan karena penyebab utamanya adalah infeksi bakteri. Selain itu, obat juga diberikan berdasarkan gejala, seperti anti-nyeri dan anti-demam.

Di samping pemberian obat, dapat dilakukan pula drainase cairan sendi melalui prosedur arthroskopi. Prosedur ini bertujuan untuk mengeringkan cairan dari dalam sendi yang terinfeksi dan membersihkan infeksi hingga tuntas.

Arthroskopi itu sendiri merupakan alat yang digunakan dalam prosedur ini. Berbentuk selang yang dilengkapi dengan kamera pada bagian ujung. Alat ini akan dimasukkan ke dalam sendi lewat sayatan yang dibuat dokter, untuk menyedot cairan infeksi hingga kering.

Untuk melatih dan membantu sendi menjadi lebih kuat, Anda juga perlu berolahraga. Namun, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter atau ahli fisioterapi untuk menentukan jenis olahraga tau latihan yang tepat dengan kondisi Anda. Prosedur ini mungkin saja akan terasa kurang menyenangkan. Meski demikian, ikuti arahan dari para ahli agar kondisi Anda segera pulih.