Sukses

Pengertian

Melanoma maligna merupakan kanker ganas yang berasal dari melanosit, yakni sel-sel yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan melindungi kulit dari kerusakan.

Melanoma maligna adalah penyebab 75% kematian dari semua kasus kanker kulit. Risiko melanoma maligna meningkat pada orang yang memiliki banyak tahi lalat atau mempunyai riwayat keluarga yang menderita penyakit tersebut.

Melanoma maligna bisa ditemukan di bagian mana saja di tubuh. Paling sering di dada dan punggung pada pria, sedangkan di tungkai bawah pada wanita. Lokasi lain yang sering adalah di wajah dan leher. Melanoma maligna juga dapat ditemukan di area mata, mulut, genital, dan anus, walaupun jarang.

Melanoma Malignant

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan histopatologi (biopsi) kulit, dan radiologi.

Dokter akan menanyakan mengenai kapan lesi kulit tersebut pertama kali muncul; perubahan ukuran atau bentuknya; gejala gatal, perih, berdarah, dan lain-lain; paparan terhadap faktor risiko kanker kulit (termasuk paparan sinar matahari); serta riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit sama.

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan bantuan alat dermoskopi. Dengan dermoskopi dapat dinilai ukuran, warna, dan tekstur lesi.

Setelah pemeriksaan fisik lesi, dilanjutkan dengan pemeriksaan pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher, ketiak, atau di sekitar lesi. Melanoma maligna biasanya akan bermetastasis ke kelenjar getah bening terdekat.

Langkah selanjutnya adalah biopsi kulit dan pemeriksaan radiologi. Pemeriksaan radiologi ini perlu dilakukan bila melanoma maligna dicurigai sudah bermetastasis ke organ tubuh lain.

Gejala

Melanoma maligna sering kali timbul seperti tahi lalat atau bercak kecokelatan yang baru muncul pada kulit. Tanda awal melanoma adalah bercak yang tampak berbeda dari tahi lalat biasa, berubah bentuk atau ukuran atau warna, terasa gatal, atau berdarah.

Melanoma maligna dapat menyebar dengan cepat ke bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, kondisi ini membutuhkan deteksi dan penanganan segera oleh dokter.

Pengobatan

Penanganan melanoma maligna berdasarkan stadium adalah sebagai berikut:

  • Stadium 1: Dokter akan melakukan operasi untuk mengangkat sel-sel melanoma.
  • Stadium 2 & 3: Sama seperti stadium 1, daerah yang terinfeksi melanoma akan diangkat. Operasi pencangkokan kulit akan dilakukan jika diperlukan.
  • Stadium 4: Pada stadium ini, melanoma sudah sulit untuk disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan hanya bertujuan untuk memperlambat penyebaran kanker, memperpanjang masa hidup penderita, dan mengurangi gejala.

Pencegahan
Pencegahan utama melanoma maligna adalah dengan melakukan deteksi dini kanker kulit. Anda bisa memeriksa kulit sendiri dengan bantuan keluarga atau teman, ataupun melalui pemeriksaan klinis.

Beberapa hal lain yang juga diperlukan untuk mengurangi risiko terkena melanoma maligna, yaitu:

  • Membatasi diri dari paparan sinar UV. Bila bepergian keluar rumah atau gedung saat matahari bersinar terang, lindungi diri dengan mengenakan pakaian tertutup serta mengoleskan tabir surya. Selain itu, Anda juga bisa memakai topi dan kacamata hitam untuk melindungi mata dan kulit di sekitarnya yang sensitif.
  • Tahi lalat apa pun bentuknya, sebaiknya diperiksa dokter. Jika dianggap berisiko menjadi melanoma maligna, sebaiknya dibuang. Jika ditemukan tahi lalat yang baru muncul di wajah, bentuknya aneh, dan membesar maka harus segera diperiksa.
  • Konseling setiap kurang lebih 6 bulan sekali dan lakukan beberapa tes genetik bila berisiko tinggi. Bila dalam keluarga ada penderita melanoma maligna atau punya riwayat menderita melanoma maligna, maka risiko terkena akan lebih tinggi.

Penyebab

Hingga saat ini, penyebab melanoma maligna belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan melanoma maligna, seperti:

• Paparan sinar UV yang berlebihan.
• Kulit sering terbakar matahari, terutama sejak kanak-kanak.
• Ada riwayat penyakit melanoma maligna dari orangtua.
• Memiliki tahi lalat lebih dari 50 buah di tubuh.