Sukses

Pengertian

Obstruksi saluran napas atas adalah gangguan yang mengakibatkan penyumbatan pada saluran pernapasan bagian atas.

Obstruksi saluran napas atas terdiri dari empat jenis, seperti:

  • Epiglotitis (peradangan pita suara)
  • Sindrom croup (infeksi saluran napas)
  • Laringotrakeobronkitis (batuk yang dikarenakan peradangan pada saluran napas)
  • Trakeitis bakterialis (infeksi saluran napas yang disebabkan oleh bakteri)

Komplikasi dari sumbatan jalan napas adalah kekurangan oksigen. Ketika seseorang kesulitan dalam menerima oksigen, maka kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kematian.

Gejala

Tanda dan gejala yang sering muncul pada obstruksi saluran napas atas adalah:

  1. Epiglotitis
    • Suara napas seperti mendengkur
    • Mengeluarkan air liur
    • Postur tripod (agak condong ke depan)
    • Muncul gejala penyakit saluran napas
    • Pada keadaan berat, kadang diperlukan perawatan ICU

  2. Sindroma croup
    • Suara napas seperti mendengkur
    • Batuk seperti menggonggong

  3. Laringotrakeobronkitis
    • Suara napas seperti mendengkur
    • Batuk seperti menggonggong
    • Kadang bisa muncul gejala penyakit saluran napas
    • Tampak seperti keracunan
    • Pada keadaan berat, pasien perlu mendapat perawatan ICU

  4. Trakeitis bakterialis
    • Suara napas seperti mendengkur
    • Batuk seperti menggonggong
    • Muncul gejala penyakit saluran napas
    • Tampak seperti keracunan
    • Pasien memerlukan perawatan ICU

Obstruksi Saluran Napas Atas

Penyebab

Penyebab obstruksi saluran napas atas cukup bervariasi. Salah satu yang paling umum adalah infeksi. Infeksi dapat menyebabkan peradangan, mulai dari laring yang merupakan tempat pita suara berada sampai trakea yang membagi antara paru kanan dan kiri.

Peradangan ini dapat menyebabkan pembengkakan saluran napas bagian atas dan menimbulkan sumbatan. Benda asing juga dapat masuk ke dalam trakea dan mengakibatkan penyumbatan pada jalan napas.

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinis, hasil pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan sel darah putih, foto polos toraks, pemeriksaan bronkoskopi, dan sebagainya.

Pengobatan

Obstruksi saluran napas atas yang cukup berat sering kali memerlukan tindakan, seperti intubasi (memasukkan tabung melalui mulut atau hidung untuk menghubungkan udara luar dengan kedua paru) dan pemberian obat-obatan (steroid dan epinefrin untuk menangani pembengkakan).

Namun, jika sumbatan mekanis seperti benda asing diduga menjadi penyebabnya, maka evakuasi benda asing merupakan satu-satunya terapi yang diperlukan. Jika kondisi ini terjadi di rumah, Anda dapat meletakkan penderita dalam keadaan telentang dan miringkan kepala ke samping. Segera hubungi rumah sakit terdekat untuk mencari pertolongan, karena sumbatan jalan napas bisa mengancam nyawa.

Pencegahan

Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari obstruksi saluran napas atas adalah dengan menjaga kesehatan saluran napas. Berikut kiat-kiatnya:

  • Gunakan masker, khususnya ketika berada di daerah berpolusi, berdebu, dan di sekitar penderita saluran napas.
  • Jangan memberikan makan pada orang yang mengalami gangguan menelan atau penurunan kesadaran, karena hal ini berpotensi membuat tersedak.
  • Hindari makan secara tergesa-gesa.
  • Untuk berjaga-jaga, simpanlah benda-benda kecil yang berpotensi ditelan anak.