Sukses

Pengertian

Keloid merupakan gangguan kulit berupa jaringan parut terjadi pada bekas luka. Normalnya, saat terluka, pada kulit akan terbentuk jaringan parut sebagai bagian dari proses penyembuhan. Hanya saja, pada keloid, pertumbuhan jaringan parut terjadi secara berlebihan hingga terlihat menebal.

Keloid dapat tumbuh di bagian tubuh manapun, dengan diahului luka terlebih dahulu. Meski demikian, gangguan ini lebih sering terjadi di daerah dada, bahu, leher, dan wajah. Namun keloid tidak berbahaya. Hanya saja, keloid bisa mengganggu secara estetika, bila tumbuh di daerah yang terlihat (seperti wajah).

Diagnosis

Penentuan diagnosis keloid dapat dilakukan dengan melihat secara langsung pada pemeriksaan fisik. Hal yang biasanya sering membingungkan adalah membedakan keloid dengan jaringan parut bekas luka yang biasa (hypertrophic scar). Hypertrophic scar merupakan pertumbuhan keatas (menonjol) jaringan parut bekas luka yang tidak melebar melewati batas luka. Parut jenis ini dapat berkurang seiring dengan waktu.

Gejala

Gejala yang paling umum dari keloid adalah sebagai berikut:

  • Berbentuk kenyal dan mengilat
  • Jaringan parut berukuran lebih besar dari luka yang sebenarnya
  • Berwarna kemerahan, merah daging, atau coklat gelap
  • Terasa gatal di sekitar daerah luka

Pengobatan

Beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk menangani keloid adalah:

  • Penggunaan gel yang mengandung ekstrak Allium cepa, Heparin dan Allantoin.

    Contohnya adalah Contratubex atau Hexilak Gel. Gel ini digunakan untuk mengobati luka setelah trauma (luka bakar, jerawat, proses penindikan/ piercing), luka setelah operasi, dan keloid.

  • Operasi. Ini adalah tindakan yang dilakukan untuk mengangkat jaringan parut. Meski demikian, ada kemungkinan keloid timbul kembali hingga 50%. Bahkan keloid yang timbul dapat lebih besar dari sebelumnya.

  • Steroid. Penyuntikan steroid sebaiknya dilakukan saat jaringan parut baru mulai menebal dan diketahui telah ada keloid sebelumnya.

  • Penekanan. Cara lain untuk mengobati keloid secara konservatif adalah dengan cara menggunakan perban elastis yang berfungsi sebagai
    penekan pada keloid. Perban ini dapat digunakan selama beberapa bulan dan berfungsi untuk mencegah terjadinya jaringan parut yang baru.

  • Laser. Ini adalah alternatif yang bisa dilakukan bila Anda tak menginginkan operasi. Namun teknik ini hanya dapat menghilangkan permukaannya keloid saja

Penyebab

Keloid selalu dimulai dengan bekas luka yang berada di kulit. Beberapa luka tertentu merupakan awal terbentuknya keloid yang paling sering, yaitu:

  • Jerawat
  • Luka bakar
  • Luka cacar
  • Luka bekas tindik
  • Luka bekas operasi
  • Lokasi suntikan vaksinasi