Sukses

Pengertian

Hirscshprung adalah kelainan bawaan yang memengaruhi usus besar (kolon). Kelainan ini menyebabkan otot usus tidak mampu untuk bergerak dengan baik dan membuat proses pengeluaran feses (kotoran) terganggu. Akibatnya feses menumpuk dalam usus besar. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu terjadinya infeksi usus yang lebih serius.
Sebagian besar kasus ditemukan langsung setelah bayi dilahirkan, namun dapat juga baru ditemukan beberapa hari setelah bayi dilahirkan. Megacolon congenital, istilah medis untuk Hirschcprung, sangat jarang terjadi dan lebih banyak terjadi pada bayi dengan jenis kelamin pria.
Hirscshprung dapat menimbulkan komplikasi berupa infeksi usus serius, yaitu enterocolitis. Infeksi ini disebabkan oleh feses yang menumpuk dan menjadi tempat bertumbuhnya bakteri. Feses yang menumpuk tersebut juga akan menekan aliran pembuluh darah usus dan membuat kerusakan jaringan usus dan membuat bakteri semakin mudah berkembang biak. Enterocolitis dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.

Diagnosis

Diagnosis Hirscshprung dapat diakukan segera setelah bayi dilahirkan sampai berusia 1 tahun. Penentuan diagnosis didasarkan pada gejala yang khas dan pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter.
Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah:

  • Pemeriksaan sinar X abdomen (perut)
  • Biopsi rektum
  • Anorectal manometry untuk menilai fungsi otot ectum

Gejala

Gejala yang timbul pada Hirscshprung tergantung dari derajat penyakit dan usia anak. Beberapa tanda pada bayi yang baru lahir diantaranya adalah:

  • Bayi tidak buang air besar dalam 48 jam setelah dilahirkan
  • Muntah
  • Perut membesar
  • Tidak mau menyusui

Sedangkan pada anak yang berusia lebih besar gejalanya berupa:

  • Perut membesar
  • Sulit buang air besar dalam waktu lama
  • Berat badan tidak bertambah
  • Anak tampak lemah atau kurang aktif

Pengobatan

Tidak ada obat oral yang dapat diberikan untuk menyembuhkan penyakit ini. Oleh karena itu penanganan Hirscshprung paling utama adalah dengan operasi. Tindakan operasi sebaiknya segera dilakukan setelah diagnosis penyakit ditentukan.
Operasi dilakukan untuk memotong bagian usus yang tidak memiliki sel-sel sarah yang disebut sel ganglion. Tujuan utamanya adalah agar proses pengeluaran feses dapat dilakukan.
Operasi biasanya dilakukan dalam 2 tahap. Pertama, bagian usus yang abnormal dibuang dengan prosudur ileostomy atau colostomy. Selanjutnya, usus yang sehat disambungkan ke lubang kecil di perut yang berfungsi untuk mengeluarkan feses ke sebuah kantung yang ditempelkan ke perut.
Tahap kedua adalah menutup ostomy (lubang) dan menyambungkan kedua usus yang sehat. Setlah itu bayi bisa melakukan proses pembuangan feses melalui anus.
Setelah operasi, bayi Anda mungkin akan tetap mengalami susah buang air besar atau konstipasi selama beberapa hari sampai beberapa minggu. Untuk mengatasinya, lakukanlah tip berikut ini:

  • Berikan makanan yang kaya akan serat
  • Tingkatkan jumlah asupan cairan
  • Lakukan olahraga ringan seperti berjalan atau peregangan otot
    Jika ketiga hal di atas masih belum membantu, konsultasikan dengan dokter spesialis anak. Dokter mungkin akan memberikan obat laksatif (untuk melunakkan feses).

Penyebab

Penyebab Hirscshprung hingga saat ini masih belum jelas. Namun umumnya, penyakit ini disebabkan oleh faktor genetik atau ada riwayat keluarga dengan penyakit Hirscshprung. Kondisi ini juga sering berhubungan dengan penyakit lain. Misalnya down syndrome dan penyakit jantung kongenital.

Artikel
    Obat Terkait