Sukses

Pengertian

Gigi bengkok (dilaserasi) adalah kelainan bentuk pada gigi dimana gigi melengkung membentuk kurva atau sudut pada bagian mahkota atau akar gigi. Kelainan ini terjadi karena adanya gangguan saat proses pembentukan gigi. Dilaserasi bisa ditemukan pada gigi susu maupun gigi tetap yang biasanya terdapat pada gigi belakang rahang atas.

Diagnosis

Diagnosis terhadap gigi bengkok (dilaserasi) bisa dilakukan melalui pemeriksaan radiografik. Berdasarkan pemeriksan ini akan ditentukan proses pencabutan dan perawatan saluran akar pada gigi yang mengalami dilaserasi.

Melalui pemeriksaan ini, dapat terlihat adanya kelainan pada jaringan periodontal sekitar akar gigi. Pada pemeriksaan dengan radiografik atau sinar X terkadang kondisi ini sulit untuk dilihat. Namun diagnosi dapat dilakukan dengan pengambilan foto dari sudut yang berbeda.

Gejala

Gejala gigi bengkok (dilaseras) yang dapat ditemukan adalah berupa lengkungan yang bisa terbentuk di bagian mana saja sepanjang gigi. Kondisi ini bisa terjadi pada bagian leher gigi, bagian tengah akar, di persambungan mahkota dan akar, atau hanya pada ujung akar saja.

Pengobatan

Terkadang gigi yang mengalami dilaserasi dapat mengalami kesulitan untuk tumbuh ke posisi yang normal dalam rongga mulut. Karena itu gigi bengkok harus dicabut. Sayangnya penanganan untuk gigi bengkok (dilaserasi) terkadang sulit dilakukan. Pada beberapa kasus dilaserasi prosedur pencabutan bahkan tidak bisa dilakukan.

Penyebab

Kelainan ini bisa disebabkan karena adanya trauma dan gangguan selama masa pembentukan gigi. Biasanya trauma terjadi pada gigi sulung yang menyebabkan gigi terdorong dan terdesak masuk ke dalam tulang.

Gigi sulung yang terdorong tadi dapat mengenai benih gigi permanen yang berada di bawahnya. Trauma ini menyebabkan arah pertumbuhan gigi permanen berubah sehingga terbentuk gigi yang melengkung.

Artikel
    Obat Terkait