Sukses

Pengertian

Ekstrofi kandung kemih merupakan kelainan yang tampak pada saat bayi lahir, di mana kandung kemih dan organ sekitarnya yang berhubungan berada di luar dinding perut.

Bagi ibu hamil, melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur dan minimal satu kali ultrasonografi (USG) dapat membantu melihat kemungkinan kecacatan pada organ janin. Dengan demikian, bila ditemukan adanya kecacatan, maka tindakan yang akan dilakukan dapat direncanakan dengan baik.

Diagnosis

Pemeriksaan tanda-tanda kelainan ini dapat dilakukan sejak bayi masih berada dalam kandungan, yakni melalui ultrasonografi (USG). Setelah bayi lahir, diagnosis juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik.

Prosedur perbaikan pada ekstrofi kandung kemih umumnya dilakukan sebelum bayi yang baru lahir meninggalkan rumah sakit. Apabila pembedahan ditunda, pemeriksaan yang dilakukan sebagai persiapan adalah tes urine, tes darah, X-ray, serta ultrasonografi.

Ekstrofi Saluran Kemih

Gejala

Gejala yang terlihat pada penderita ekstrofi kandung kemih tergantung pada besarnya kecacatan yang ditemukan. Kelainan-kelainan yang dapat menyertai ekstrofi kandung kemih adalah:

  • Jarak tulang kemaluan melebar.
  • Jumlah jaringan kolagen yang membangun tulang, gigi, sendi, otot dan kulit meningkat, tetapi otot kandung kemih berkurang.
  • Letak muara saluran kemih di sebelah atas dari letak seharusnya.
  • Ukuran penis lebih kecil dari normal dan/atau testis belum turun ke kantong kemaluan.
  • Muara vagina sempit, bibir vagina lebar, dan muara saluran kemih pendek.
  • Anus sempit atau letaknya keluar dari rongga tubuh.

Pengobatan

Terapi yang dilakukan untuk memperbaiki ekstrofi kandung kemih adalah pembedahan untuk memindahkan organ-organ perut yang terpapar dengan dunia luar, untuk dapat kembali ke dalam rongga perut.

Pembedahan diperlukan untuk:

  • Membentuk kontrol berkemih.
  • Mencegah masalah fungsi seksual pada kemudian hari.
  • Memperbaiki tampilan fisik.
  • Mencegah infeksi.

Biasanya, pembedahan dikerjakan beberapa hari setelah lahir. Namun demikian, kandung kemih harus cukup besar untuk dilakukan pembedahan. Bila kandung kemih tidak cukup besar, pembedahan dapat ditunda.

Pada kasus yang seperti ini, bayi yang baru lahir dipulangkan dengan pemberian antibiotik. Anda juga akan diajarkan untuk menjaga kandung kemih agar tidak kering.

Penyebab

Penyebab ekstrofi kandung kemih tidak diketahui secara pasti. Namun, ciri-ciri fisik yang terdapat pada kelainan ini adalah akibat dari kelainan perkembangan yang terjadi pada saat pertumbuhan embrio, di mana jaringan yang membentuk saluran pengeluaran tidak digantikan oleh jaringan yang akan membentuk otot perut.