Sukses

stileran-tablet

Pengertian

Stileran Tablet merupakan obat yang mengandung Methampyrone, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin B12. Stileran Tablet adalah sejenis obat atau mungkin bisa juga disebut dengan suplemen yang memiliki kandungan vitamin B tinggi. Stileran Tablet digunakan untuk membantu mengobati gangguan syaraf, kekurangan vitamin b, masa pemulihan, beri-beri , untuk mengatasi rasa sakit yang ringan hingga sedang, seperti misalnya sakit kolik abdomen, nyeri haid, sakit kepala, sakit gigi, sakit akibat kecelakaan, peradangan atau inflamasi, hingga manajemen nyeri setelah operasi. 

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Methampyrone, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin B12
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tab
  • Farmasi: Combiphar PT

Kegunaan

Stileran Tablet merupakan obat yang digunakan untuk :

  • Meringankan nyeri saraf
  • Meringankan nyeri sendi
  • Meringankan sakit pinggang
  • Membantu memenuhi kebutuhan vitamin B
  • Meringankan nyeri haid
  • Meringankan sakit gigi 

Dosis & Cara Penggunaan

Stileran Tablet merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Stileran Tablet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Stileran Tablet sebagai berikut :

  • Dewasa : diminum 3 kali sehari 1 sampai 2 tablet.
  • Anak-anak : diminum 3 kali sehari ½ tablet.
  • Atau sesuai dengan resep dokter.

Stileran Tablet dapat diminum sesudah makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, Stileran Tablet diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum Stileran Tablet, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Stileran Tablet antara lain :

  • Tukak lambung
  • Ruam kulit
  • Gangguan mental
  • Mengantuk
  • Ketergantungan

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Stileran Tablet dan konsultasikan ke Dokter.

Kontraindikasi 

Stileran Tablet tidak boleh diberikan kepada individu dengan kondisi sebagai berikut:

  • Orang yang memiliki alergi terhadap derivat pirazolon.
  • Memiliki kelainan bawaan berupa defisiensi enzim glukosa-6-fosfat-dehidrogenase (G6PD).
  • Penderita yang hipersensitif atau yang juga memiliki riwayat alergi terhadap obat-obat golongan NSAID lain seperti aspirin, parasetamol, dan sebagainya.
  • Bayi yang berusia dibawah 4 bulan atau bayi yang memiliki berat badan di bawah 5 kg.
  • Ibu hamil terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir.
  • Bagi yang memiliki tekanan darah rendah di bawah 100 mmHg. Karena metampiron memiliki efek menurunkan tekanan darah.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Stileran Tablet kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya). Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Stileran Tablet. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

 

Artikel
    Penyakit Terkait