Sukses

stelosi-5-mg-100s

Pengertian

Stelosi 5 mg 100s merupakan obat yang mengandung Trifluoperazine HCl. Stelosi 5 mg 100s adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati gangguan mental/mood (seperti skizofrenia, gangguan psikotik). Stelosi 5 mg 100s membantu Anda berpikir lebih jernih, lebih tidak gugup, dan terlibat dalam kegiatan sehari-hari. Stelosi 5 mg 100s dapat mengurangi perilaku agresif dan keinginan untuk melukai diri sendiri/orang lain. Stelosi 5 mg 100s juga membantu mengurangi halusinasi (mendengar/melihat benda yang sebenarnya tidak ada). Trifluoperazine adalah obat kejiwaan yang termasuk golongan antipsikotik fenotiazine. Stelosi 5 mg 100s bekerja dengan membantu menyeimbangkan substansi alami tubuh di otak.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Trifluoperazine HCl
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tab
  • Farmasi: Mersifarma PT, TM

Kegunaan

Stelosi 5 mg 100s merupakan obat yang digunakan untuk :

  • Mengendalikan keadaan gelisah, pikiran tegang dan agitasi berlebihan
  • Pengobatan mual dan muntah karena berbagai sebab.
  • Katatonik (Katatonia atau perilaku katatonik adalah gangguan perilaku yang melibatkan gerakan ekstrim ) akut dan kronik
  • skizofrenia hebefrenik ( Skizofrenia Hebrefrenik adalah perilaku yang khas, regresi, primitive, afek tidak sesuai dengan karakteristik umumnya, wajah dungu, tertawa aneh-aneh, menangis dan menarik diri secara ekstrim ) dan paranoid (Paranoid adalah gangguan mental yang diderita seseorang yang meyakini bahwa orang lain ingin membahayakan dirinya )
  • psikosis karena kerusakan otak organik dan keracunan
  • Mengendalikan manifestasi penyakit manik depresi.

Dosis & Cara Penggunaan

Stelosi 5 mg 100s merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Stelosi 5 mg 100s juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Stelosi 5 mg 100s sebagai berikut :

Untuk pasien rawat jalan dewasa 2 kali sehari 1 samapi 2 mg. Maksimum 6 mg/hari kecuali untuk kondisi berat dan gangguan mental. Untuk pasien rawat inap dewasa 2 kali sehari 2 samapi 5 mg. Jika perlu, tambahkan dosis sebesar 5 mg dengan interval tidak boleh kurang dari 3 hari.

Stelosi 5 mg 100s dapat diminum sesudah makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, Stelosi 5 mg 100s diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum Stelosi 5 mg 100s, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Stelosi 5 mg 100s antara lain :

  • Lesu
  • Gelisah
  • Mengantuk
  • Pusing
  • sukar tidur
  • mulut kering
  • penglihatan buram
  • otot lemas
  • hipotensi (Hipotensi adalah tekanan darah yang rendah sehingga tidak mencukupi untuk perfusi dan oksigenasi jaringan adekuat )

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Stelosi 5 mg 100s dan konsultasikan ke Dokter.

Kontra Indikasi :

Jangan diberikan pada pasien dalam keadaan koma atau sangat depresi. Diskrasia darah, depresi sumsum tulang, penyakit hati.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Stelosi 5 mg 100s kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

“ Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin “

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil untuk pemakaian obat-obat seperti Stelosi 5 mg 100s. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

 

Artikel
    Penyakit Terkait