Sukses

stalevo-10025200-tab

Pengertian

Stalevo 100/25/200 Tab merupakan obat yang mengandung Levodopa, Carbidopa, Entacapone. Kandungan Levodopa dan carbidopa di dalam Stalevo 100/25/200 Tab dalah obat dengan fungsi untuk mengobati penyakit Parkinson. Penyakit Parkinson berhubungan dengan rendahnya tingkat zat kimia yang disebut dopamin di otak. Stalevo 100/25/200 Tab diubah menjadi dopamin dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kadar zat kimia ini. Stalevo 100/25/200 Tab digunakan untuk mengobati kekakuan, tremor, kejang, dan gangguan kontrol otot pada penyakit Parkinson. Stalevo 100/25/200 Tab juga digunakan untuk mengobati kondisi otot yang sama ketika disebabkan oleh obat-obatan seperti klorpromazin (Thorazine), fluphenazine (Prolixin), perphenazine (Trilafon), dan lain-lain.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Levodopa, Carbidopa, Entacapone
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tab
  • Farmasi: Novartis Indonesia PT

Kegunaan

Stalevo 100/25/200 Tab merupakan obat yang digunakan untuk membantu terapi pengobatan, seperti :

  • Penyakit Parkinson
  • Fluktuasi motorik ( masalah dalam gerakan ) yang tidak dapat dikendalikan dengan terapi penghambat levodopa/dopa dekarboksilase

Dosis & Cara Penggunaan

Stalevo 100/25/200 Tab merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Stalevo 100/25/200 Tab juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Stalevo 100/25/200 Tab sebagai berikut :

Stalevo 100/25/200 Tab diminum 1 tablet sekali. Dosis bersifat individual. Maksimum 10 tablet per hari.

“Atau sesuai petunjuk dokter”

Stalevo 100/25/200 Tab dapat diminum sebelum maupun sesudah makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, Stalevo 100/25/200 Tab diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum Stalevo 100/25/200 Tab, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Stalevo 100/25/200 Tab antara lain :

  • Gangguan saluran pencernaan  seperti mual, muntah, anoreksia (Anoreksia nervosa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang )
  • Perdarahan saluran pencernaan pada pasien maag.
  • Hipotensi ortostatik (Hipotensi ortostatik adalah penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba saat berubah posisi dari telentang ke posisi duduk atau tegak ) , aritmia jantung (Aritmia adalah suatu tanda atau gejala dari gangguan detak jantung atau irama jantung )
  • Gejala psikiatrik (terutama orang tua), depresi dengan atau tanpa kecenderungan bunuh diri.
  • Gerakan yang tidak normal disengaja atau diskinesia, delirium (Delirium adalah gangguan mental serius yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar ), halusinasi.
  • Meningkatnya sedikit jumlah enzim hati, BUN dan asam urat.
  • trombositopenia (trombositopenia adalah penurunan jumlah platelet dalam darah dibawah batas minimal )

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Stalevo 100/25/200 Tab dan konsultasikan ke Dokter.

Hati-hati penggunaan Stalevo 100/25/200 Tab pada pasien dalam keadaan :

  • Segala jenis penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, arteriosclerosis, pengerasan arteri, serangan jantung sebelumnya, atau detak jantung tidak teratur
  • Penyakit pernapasan, termasuk asma dan penyakit paru-paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Penyakit hati
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit endokrin (hormon)
  • Maag perut atau usus
  • Glaukoma sudut lebar
  • Depresi atau gangguan kejiwaan lainnya

Kontra indikasai :

Stalevo 100/25/200 Tab tidak boleh diberikan pada pasien Gangguan hati berat, glaukoma sudut sempit (adalah penyakit mata dimana tekanan cairan dalam bola mata menjadi terlalu tinggi, sehingga merusak serat lembut saraf optik yang membawa sinyal penglihatan dari mata ke otak yang disebkan oleh kenaikan tekanan mata mendadak dan berat )

Interaksi obat :

  • Jangan menggunakan Stalevo 100/25/200 Tab jika Anda telah menggunakan inhibitor monoamine oxidase (MAOI) seperti isocarboxazid (Marplan), tranylcypromine (Parnate), atau phenelzine (Nardil) dalam 2 minggu terakhir.
  • Antasida dapat meningkatkan efektivitas Stalevo 100/25/200 Tab dan menyebabkan efek samping. Tanyakan kepada dokter Anda tentang penggunaan antasida.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Stalevo 100/25/200 Tab kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Stalevo 100/25/200 Tab. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait