Sukses

spedifen-400-mg-30s

Pengertian

Spedifen 400 Mg 30s merupakan obat yang mengandung Ibuprofen. Spedifen 400 Mg 30s adalah obat dengan fungsi untuk meredakan nyeri berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri otot, atau arthritis (Arthritis adalah penyakit bersifat kronis dan terjadi seumur hidup dan biasanya menyerang pria dan wanita yang berusia di atas 55 tahun ). Spedifen 400 Mg 30s juga digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan dan sakit akibat pilek atau flu. Spedifen 400 Mg 30s adalah golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Spedifen 400 Mg 30s bekerja dengan menghalangi produksi substansi alami tubuh yang menyebabkan peradangan. Manfaatnya adalah membantu mengurangi bengkak, nyeri, atau demam. Jika Anda mengobati kondisi kronis seperti artritis  (Arthritis adalah penyakit bersifat kronis dan terjadi seumur hidup dan biasanya menyerang pria dan wanita yang berusia di atas 55 tahun ), konsultasikan dengan dokter mengenai terapi non-obat dan/atau menggunakan obat lain untuk mengobati nyeri Anda.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Ibuprofen
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tab
  • Farmasi: Zambon Indonesia PT

Kegunaan

Spedifen 400 mg 30smerupakan obat yang digunakan untuk menangani beberapa kondisi, seperti :

  • Nyeri sendi
  • Nyeri sesudah cabut gigi
  • Nyeri pasca operasi
  • Meringankan gejala rematik tulang
  • Meringankan nyeri pada dismenore (dismenore adalah nyeri haid menjelang atau selama haid, sampai wanita tersebut tidak dapat bekerja dan harus tidur ) primer

Dosis & Cara Penggunaan

Spedifen 400 mg 30s merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Spedifen 400 mg 30s juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Spedifen 400 mg 30s sebagai berikut :

  • Dewasa untuk antiinflamasi dan analgesik: 400 mg 3 sampai 4 kali perhari.
  • Analgesik: 200 sampai 400 mg 3 sampai 4 kali perhari, maksimum: 2400 mg perhari.
  • Anak umur 8 hingga 12 tahun : diminum 200 mg 3 sampai 4 kali perhari
  • Anak umur 3 hingga 7 tahun : diminum 100 mg 3 sampai 4 kali perhari
  • Anak umur 1 hingga 2 tahun : diminum 50 mg 3 sampai 4 kali perhari.
  • Tidak untuk anak dengan berat badan kurang dari 7 tahun.

Atau sesuai petunjuk dokter”

Spedifen 400 mg 30s diminum sesudah makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, Spedifen 400 mg 30s diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum Spedifen 400 mg 30s, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaanSpedifen 400 mg 30s antara lain :

  • Mual dan muntah
  • Perut kembung
  • Nyeri ulu hati
  • Gangguan pencernaan
  • Diare atau konstipasi
  • Sakit kepala
  • Tukak lambung
  • Tinja berwarna hitam atau disertai darah
  • Muntah darah

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Spedifen 400 mg 30s dan konsultasikan ke Dokter.

Kontra indikasi

  • Jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap  ibuprofen, aspirin atau NSAID lainnya.
  • Pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan ibuprofen.
  • Obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus.

Interaksi obat :

  • Antikoagulan (misalnya, warfarin atau kumarin), karena obat-obat ini jika diberikan bersamaan ibuprofen meningkatkan resiko perdarahan lambung.
  • Ibuprofen menurunkan efektivitas Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor  (misalnya, enalapril) atau diuretik (misalnya, furosemide, hydrochlorothiazide).
  • Mengganggu efek antiplatelet aspirin dosis rendah yang menyebabkan efektivitas aspirin menurun bila digunakan untuk cardioprotection dan pencegahan stroke. Aspirin juga meningkatkan resiko perdarahan lambung.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Spedifen 400 mg 30s kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Spedifen 400 mg 30s seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait