Sukses

sofradex-eye-drops-8-ml

Pengertian

SOFRADEX EYE DROPS 8 ML merupakan obat tetes telingan yang mengandung zat aktif Framisetin Sulfat, Gramisidin, Deksametason. SOFRADEX EYE DROPS 8 ML digunakan untuk terapi jangka pendek untuk gangguan mata yang memberi respon terhadap kortikosteroid dimana pemberian antibiotik juga diperlukan. SOFRADEX EYE DROPS 8 ML digunakan jugan untuk terapi pengobatan blefaritis (Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terlihat bengkak dan merah, kondisi ini umumnya mengenai kedua mata ) pada kelopak mata (non purulen), untuk terapi jangka pendek pada gangguan mata yang responsif terhadap steroid dimana terapi profilaksis dengan antibiotik juga diperlukan, sesudah menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit jamur dan virus pada mata, untuk otitis (Otitis adalah peradangan pada telinga ) akut dan kronik.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Framisetin Sulfat, Gramisidin, Deksametason
  • Bentuk: Cairan
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Farmasi: Sanofi Group Indonesia

Kegunaan

SOFRADEX EYE DROPS 8 ML merupakan obat tetes mata yang digunakan untuk :

  • Membantu pengobatan blefaritis (Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terlihat bengkak dan merah, kondisi ini umumnya mengenai kedua mata
  • Membantu pengobatan otitis (Otitis adalah peradangan pada telinga ) akut dan kronik.
  • Membantu terapi pengobatan jangka pendek pada gangguan mata.

Dosis & Cara Penggunaan

SOFRADEX EYE DROPS 8 ML merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan SOFRADEX EYE DROPS 8 ML juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan SOFRADEX EYE DROPS 8 ML sebagai berikut :

Diteteskan 1-2 tetes pada tiap mata yang sakit kurang dari 6 kali sehari.

Untuk hasil yang lebih maksimal, SOFRADEX EYE DROPS 8 ML digunakan setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa menggunakan SOFRADEX EYE DROPS 8 ML, disarankan untuk segera menggunakannya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Penggunaan SOFRADEX EYE DROPS 8 ML harus dihabiskan.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan SOFRADEX EYE DROPS 8 ML antara lain :

  • Iritasi
  • Reaksi sensitive
  • Mual
  • Muntah
  • Diare

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan SOFRADEX EYE DROPS 8 ML dan konsultasikan ke Dokter.

Kontra indikasi :

Herpes simpleks (infeksi pada saraf dan kulit di sekitarnya) akut dan penyakit virus lain pada kornea dan konjungtiva, penyakit jamur pada mata, trakhoma (Trachoma adalah infeksi bakteri yang mempengaruhi mata), infeksi purulen akut pada mata. Otitis eksterna (Otitis Eksterna adalah penyakit infeksi kulit tipis yang membungkus saluran telinga luar, dan dalam beberapa kasus disebabkan oleh bakteri atau jamur ) dengan perforasi membran timpani. Hamil dan laktasi

Perhatian :

  • Mata kemerahan tanpa diketahui penyebabnya. Jangan digunakan kurang dari 7 hari berturut-turut (penggunaan jangka lama). Pemberian bersama dengan aminoglikosida.
  • Jangan mengulang atau memperpanjang lama terapi tanpa pemeriksaan berkala terhadap peningkatan TIO.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan XXXX kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut:

Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung XXXX  seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait