Sukses

sistenol-kapl-salut-selaput

Pengertian

SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT merupakan obat yang mengandung N-acetylcysteine dan Parasetamol. Sistenol adalah obat yang digunakan sebagai penurun demam yang disertai batuk pada gejala influenza. Kandungan Acetylcysteine dalam SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT adalah obat yang berfungsi mengencerkan dahak pada penyakit saluran pernafasan dimana terjadi banyak lendir atau dahak. Acetylcysteine digunakan sebagai terapi pada orang dengan kondisi paru-paru tertentu seperti cystic fibrosis, emfisema (Emfisema adalah penyakit progresif jangka panjang pada paru-paru yang umumnya menyebabkan napas menjadi pendek), bronkitis (Bronkitis adalah infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabkan terjadinya peradangan atau inflamasi pada saluran tersebut), pneumonia (Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun jamur), atau tuberkulosis. Kandungan Paracetamol pada SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT dugunakan untuk meredakan rasa sakit ringan hingga menengah dan menurunkan demam.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: N-acetylcysteine dan Parasetamol
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Kaplet
  • Farmasi: Dexa Medica Pharm & Chem PT

Kegunaan

SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT merupakan obat yang digunakan membantu pengobatan, seperti :

  • Demam yang berhubungan dengan flu dan masuk angin.
  • Sakit kepala dan keadaan sangat nyeri.
  • Gangguan pernafasan dengan sekresi lendir yang berlebihan.

Dosis & Cara Penggunaan

SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Nama dagang sebagai berikut :

  • Dewasa dan  anak berusia lebih dari 11 tahun : 3 kali sehari 1 tablet.
  • Anak berusia 6-11 tahun : 3 kali sehari ½ - 1 tablet
  • Anak berusia 1-5 tahun : 3 kali sehari ½ tablet.

SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT diminum sesudah makan untuk menghindari terjadinya iritasi lambung. Untuk hasil yang lebih maksimal, xxxxx diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT antara lain:

  • Ruam, pembengkakan, kesulitan bernapas – gejala alergi
  • Tekanan darah rendah atau hipotensi
  • Trombosit dan sel darah putih menurun
  • Kerusakan pada hati dan ginjal – ketika mengalami overdosis
  • Mengantuk.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Sariawan.
  • Hidung beringus.
  • Demam.

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT dan konsultasikan ke Dokter.

Hal-hal yang harus diperhatikan selama penggunaan SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT :

  • Pemakaian Sistenol harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Sistenol harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma.
  • Paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil. Berkonsultasilah dengan dokter jika anda ingin menggunakan Sistenol saat menyusui.
  • Meskipun efek paracetamol terhadap perdarahan lambung relatif lebih kecil daripada obat-obat golongan NSAID, ada baiknya obat ini dikonsumsi setelah makan.
  • Jika anda mengkonsumsi alkohol, potensi terjadinya kerusakan hati sangat tinggi terutama pada pemakaian jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.

Konta indikasi dari penggunaan SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT antara lain:

Jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat :

  • Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic paracetamol.
  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek farmakologis paracetamol.
  • Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikanSISTENOL KAPL SALUT SELAPUT kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung SISTENOL KAPL SALUT SELAPUT  seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait